
“Meskipun kami dari SMP yang didominasi agama Kristen, tetapi untuk jelajah agama itu sangat penting dan kami sangat mendukung terselenggaranya kegiatan Jelajah Agama dari mahasiswa KKN UIN Jakarta, karena di sekolah kami sendiri itu memiliki tiga pelajaran penting yaitu, PPKN untuk menerapkan makna Bhineka Tunggal Ika, Seni Budaya untuk menanamkan macam kebudayaan yang ada di tiap agama, dan Bahasa Indonesia sebagai bahasa pemersatu dari keenam agama di SMP Dorea.“ Ujarnya
W.S Hariyanto, salah satu pengurus tempat ibadah Khong Hucu di Desa Pabuaran menutup kegiatan jelajah agama ini dengan kalimat yang menyentuh kami semua agar kunjungan jelajah agama ini dapat bernilai baik.
“Perbedaan jangan disalahkan, tetapi perbedaan menjadi sebuah kekuatan antar bangsa. Toleransi saling menghormati dan moderat saling melihat antar segala sisi, sebagaimana bunyi Bhineka Tunggal Ika berbeda-beda tetapi satu jua.” Ujarnya. ***
Penulis : Wiwit Purwoedi (Mahasiswa UIN Syarif Hidayatullah Jakarta)
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















