
Ia menjelaskan, bola api ini terbuat dari buah kelapa yang sedikit tua kemudian dikupas kulitnya. Dalam prosesnya itu membutuhkan ketelitian agar kepala dapat terkupas sempurna.
Setelah dikupas, lanjut dia, bola itu akan direndam dengan solar supaya meresap dan menghasilkan kobaran api secara merata saat perlombaan.
“Dalam proses pembuatan bola api ini membutuhkan waktu yang sedikit lama. Yang dimulai memilih kelapanya. Kemudian mengupas kulitnya pun butuh ketalentaan, kemudian kelapa yang sudah dikupas tadi di rendam dengan solar kurang lebih dua Minggu lebih lama lebih bagus” paparnya.
Sementara, Ketua RT 07/03, Dinar Mariana mengapresiasi kepada para pemuda dan dasawisma yang telah berjibaku bekerja keras dalam mensukseskan berbagai rangkaian acara HUT ke 78 RI.
“Alhamdulillah kami ucapkan banyak terimakasih kepada para pemuda sebagai penggerak dalam acara HUT RI ini, ibu-ibu dasawisma, donatur dan warga RT 07/03, sehingga acara ini bisa berjalan dengan lancar dan sukses, mudah-mudahan kedepannya lebih meriah lagi”, pungkasnya.***
Penulis: Mutia Dheza Cantika
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















