Jasad bayi berkelamin perempuan
Ilustrasi.

BOGOR-TODAY.COMJasad bayi berkelamin perempuan gegerkan warga Desa Lemah Duhur, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Jasad bayi berkelamin perempuan yang diduga baru dilahirkan itu ditemukan kali pertama oleh warga setempat di sekitar aliran irigasi di area persawahan desa setempat.

Penemuan jasad bayi berkelamin perempuan itu dibenarkan Kapolsek Caringin AKP Ketut Lasswarjana.

“Betul, penemuannya kemarin. Bayi masih lengkap dengan ari-ari, diduga baru dilahirkan. Jenis kelamin bayi, perempuan,” kata Ketut kepada wartawan, Minggu (20/8/2023).

Ketut menyebutkan jasad bayi tersebut diduga sengaja dibuang ke aliran irigasi oleh orang tuanya. Polisi kini mencari keberadaan kedua orangtua si bayi.

BACA JUGA :  Kepribadian Seseorang Bisa Terlihat dari Cuaca Favoritnya, Benarkah?

“Dugaan sementara ya dibuang sama orangtuanya. Tapi kita masih penyelidikan, kita masih pemeriksaan-pemeriksaan. Kita telusuri siapa orangtua dari bayi tersebut,,” kata Ketut.

“Sementara ini kita masih dalami keterangan saksi yang pertama menemukan dan ketua RT sekitar lokasi temuan,” tambahnya.

Ketut menjelaskan jasad bayi awalnya ditemukan warga yang sedang melintas di sekitar aliran irigasi di area persawahan Desa Lemah Duhur, Kecamatan Caringin, Kabipaten Bogor. Saat ditemukan, jasad bayi mengambang di tepi aliran irigasi.

BACA JUGA :  Mengenal Lighthouse Parenting, Pola Asuh yang Membantu Anak Mandiri Tanpa Kehilangan Arah

“Jadi memang saat itu ada warga melintas lokasi dan menemukan jasad bayi itu. Lokasi temuan di aliran irigasi, di sekitar persawahan ya. Lumayan tidak jauh juga dari pemukiman,” kata Ketut.

“Sampai saat ini lokasi itu kan diduga titik terakhirnya, dugaan dia terbawa arus, jadi kita penyelidikan juga di kawasan hulu irigasinya. Itu kita cek semua,” tuntasnya.***

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News

Bagi Halaman

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================