Pemkot Cimahi
PKJN-RSJMM Bogor berkolaborasi dengan Pemkot Cimahi tangani masalah ODGJ di di ruang rapat Dinas Kesehatan Kota Cimahi di komplek perkantoran Pemerintah Kota Cimahi Jalan Raden Demang Hardjakusumah, Cibabat, Cimahi, Kota Cimahi, Jawa Barat, Selasa (22/8/2023). Foto : Istimewa.

BOGOR-TODAY.COM – Pusat Kesehatan Jiwa Nasional RSJ.Dr.H. Marzoeki Mahdi (PKJN-RSJMM) Bogor berkolaborasi dengan Pemkot Cimahi tangani permasalahan orang dalam gangguan jiwa (ODGJ) di Kota Cimahi.

Pertemuan digelar di ruang rapat Dinas Kesehatan Kota Cimahi di komplek perkantoran Pemerintah Kota Cimahi Jalan Raden Demang Hardjakusumah, Cibabat, Cimahi, Kota Cimahi, Jawa Barat, Selasa (22/8/2023).

Tim dari Dinkes Kota Cimahi, dr.Benky Octavianus bersama Ade Komalasari memaparkan terkait pelayanan kesehatan jiwa di Kota Cimahi. Menurutnya, Dinkes Kota Cimahi memiliki program satgas TIREX,S (  Tim Reaksi Cepat).

“TIREX,S yaitu Tim Reaksi Kesehatan yang bersinergi dengan TCR atau Tim Reaksi Cepat yang memberikan pelayanan kesehatan jiwa, termasuk penjemputan ODGJ Berat,”ungkap  dr.Benky dalam keterangan tertulisnya yang diterima bogor-today.com, Rabu (23/8/2022).

BACA JUGA :  Fajar/Fikri Tantang Wakil Korea di Final Singapore Open 2026

Perwakilan Dinas Sosial (Dinsos) Kota Cimahi, Supijan Malik, merespon baik kedatangan tim advokasi kesehatan jiwa RSJMM.

“Kami mengucapkan terimakaaih kepada tim dari RSJMM, selama ini kami bersinergi dengan dinkes dalam penanganan ODGJ di lapangan, namun kami hanya punya shelter untuk menampung ODGJ 2-3 hari di ruang dinsos, sampai ditemukan keluarganya,”tuturnya.

Kepala Instalasi Promosi Kesehatan Rumah Sakit (PKRS), Ns.I Ketut Sudiatmika, mewakili manajemen PKJN-RSJMM mengucapkan terimakasih dan menyampaikan maksud dan tujuan kedatangan ke kantor dinkes dan dinsos Kota Cimahi.

Sementara itu, Penanggungjawab lintas sektor dan integrasi di instalasi PKRS PKJN-RSJMM, Iyep Yudiana, menyampaikan profil PKJN-RSJMM, layanan kesehatan di bagian jiwa umum dan napza melalui tayangan video kegiatan penjangkauan “Outreach”.

BACA JUGA :  Setelah Dicopot dari Kepala BGN, Ini Rincian Harta Kekayaan Dadan Hindayana

Kegiatan berlanjut dengan sesi tanya jawab. Beberapa pertanyaan dilontarkan kepada tim PKJN-RSJMM, dan juga pertanyaan sebaliknya dari tim PKJN-RSJMM untuk dinkes dan dinsos Kota Cimahi, terkait penanganan ODGJ yang ditolak oleh keluarganya dan penanganan ODGJ terlantar yang tidak memiliki keluarga dan tempat tinggal.

“Keseimpulanya bahwa dinkes dan dinsos Kota Cimahi akan menjajaki kerjasama layanan rujukan kesehatan jiwa untuk ODGJ berat ke PKJN-TSJMM dan akan mempertimbangkan kerjasama kegiatan promosi kesehatan jiwa berupa pemeriksaan dan evakuasi masal 40 ODGJ berat antar jemut gratis se-Kota Cimahi,” beber Iyep. ***

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News

Bagi Halaman

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================