Pemilihan ketua PSSI
Dodi Irawan Suparno, salah satu calon Ketua Persatuan Sepak Bola Indonesia) PSSI Kota Bogor. Foto : Bas/bogor-today.com

BOGOR-TODAY.COMPemilihan ketua PSSI (Persatuan Sepak Bola Indonesia) Kota Bogor dinilai janggal lantaran saat voting terdapat satu pemilih atau voters yang diduga mengirimkan dua dukungan. Hal itu menjadi salah satu calon ketua tidak lolos verifikasi.

Salah satu calon ketua PSSI Kota Bogor, Dodi Irwan Suparno menyampaikan bahwa batas pendaftaran untuk menjadi ketua PSSI Kota Bogor adalah tanggal 10 Agustus 2023. Sementara untuk proses verfikasi tanggal 10 sampai 22 Agustus 2023.

“Kemarin tanggal 22 Agustus dinyatakan bahwa saya tidak lolos verifikasi. Kenapa, karena ada satu voter yang diduga mengirimkan dua dukungan, ke saya dan pihak lain,” ungkap Dodi kepada wartawan, Rabu (23/8/2023) malam.

BACA JUGA :  Mitsubishi Siapkan Generasi Baru Xpander, Masuk Daftar 13 Model yang Akan Diluncurkan Hingga 2030

Namun demikian, saat ini Dodi mengaku tidak mengetahui pemilih yang diduga mengirimkan dua dukungan tersebut hingga dirinya dinyatakan tidak lolos verifikasi.

Atas kejanggalan itu, Dodi akhirnya mengajukan banding ke komite pemilihan untuk meminta keterbukaan lalu mengungkap pemilih misterius dan mendesak perihal mekanisme pemilihan melakukan pengabsahan dari surat tersebut bahwa benar adanya dua dukungan.

“Sampai saat ini saya tidak tahu voter ini siapa, sehingga saya mengajukan banding untuk mengungkap kejanggalan dan tranparansi tersebut,” tutur Dodi.

Bahkan, sambung Dodi pengumuman verifikasi pun diterimanya melalui pesan singkat Whatsapp yang menurutnya tidak elok dilakukan oleh sebuah organisasi besar.

BACA JUGA :  Harga Minyak Dunia Merosot Hampir 3 Persen, Pasar Merespons Sinyal Redanya Ketegangan AS-Iran

“Kan mereka punya media sosial seperti Instagram ataupun apa, kenapa tidak diumumkan melalui media itu. Ini malah diumumkan lewat whatsapp,” tutur Dodi.

Dodi menegaskan jika proses banding tidak diterima, ia akan menerimanya dengan syarat sudah sesuai dengan aturan-aturan yang ada. Namun jika ditemukan ada pelanggaran yang sengaja disembunyikan, pihaknya menegaskan bakal menggugatnya.

“Kalau memang itu hasil keputusan kongres, ya saya hargai makanya saya ingin melihat hasil transparansinya,” tuntasnya. ***

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News

Bagi Halaman

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================