BOGOR-TODAY.COM – Pemerintah Prancis berencana melarang rokok elektronik (vape) sekali pakai di seluruh negeri.
“Ini merupakan masalah kesehatan masyarakat yang penting,” kata Perdana Menteri Prancis, Elisabeth Borne saat dikutip IDNTimes, Senin (4/9/2023).
Ia mengungkapkan, pemerintah sedang menyusun rencana program nasional untuk memerangi penggunaan tembakau, yang menurutnya bertanggung jawab atas 75 ribu kematian setiap tahunnya di Prancis, dikutip dari Reuters.
Perdana menteri khawatir bahwa vape sekali pakai, atau yang biasa disebut puff di Prancis, membuka pintu gerbang bagi anak muda untuk merokok.
Ia juga menegaskan bahwa pemerintah tidak berencana menaikkan pajak tembakau tahun depan setelah kenaikannya pada tahun ini.
Presiden Prancis Emmanuel Macron pada 2021 telah menetapkan rencana ambisius untuk memberantas tembakau dan alkohol, dengan menjanjikan lebih banyak kawasan bebas rokok, dan bertujuan menjadikan semua anak berusia 20 tahun bebas tembakau pada 2030.
Melansir The Guardian, beberapa negara Eropa juga telah mempertimbangkan soal larangan serupa. Di Belgia, penjualan vape secara online dilarang. Pemerintah Jerman juga telah melarang semua rokok elektrik beraroma.
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================
















