Elisabeth Borne Gencarkan Pelarangan Vape Sekali Pakai di Seluruh Negeri

Australia juga mengambil tindakan tegas dengan hanya membuat vape sesuai resep dokter, mengurangi kandungan nikotinnya, dan membatasi rasa.

Di Selandia Baru, langkah serupa diambil dengan melarang sebagian besar vape sekali pakai dan membatasi pemasarannya terhadap anak-anak. Selain itu, pemerintah juga melarang keberadaan toko vape di dekat sekolah dan mewajibkan deskripsi rasa yang umum pada rokok elektrik tersebut.

BACA JUGA :  Penjualan Umum Tiket Konser BTS Jakarta 2026 Dibuka, ARMY Bersiap Berebut Kursi di SUGBK

Peraturan tersebut, yang mulai berlaku pada Agustus, dirancang untuk melanjutkan penjualan rokok sekali pakai bagi mereka yang menggunakannya sebagai transisi untuk berhenti merokok.

Penelitian di Irlandia menunjukkan bahwa remaja yang menggunakan rokok elektrik memiliki kemungkinan lima kali lebih besar untuk mulai merokok dibandingkan dengan mereka yang tidak.

BACA JUGA :  Ketua DPRD Kabupaten Bogor Sastra Winara Meriahkan Turnamen Biliar Bupati Cup 2026

Tahun ini, Menteri Kesehatan Perancis Francois Braun mengatakan, meskipun pemerintah tidak memiliki mayoritas di parlemen, para menteri akan bekerja sama dengan anggota parlemen untuk mencapai kesepakatan mengenai larangan tersebut.

Braun mengatakan undang-undang tersebut dapat disahkan sebelum akhir tahun ini.***

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News

Halaman:
« 1 2 » Semua

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================