BOGOR-TODAY.COM – Hampir sepekan, kebakaran tempat pembuangan akhir (TPA) sampah di Desa Pegongsoran Pemalang belum juga padam, bahkan terus membesar. Asap dampak kebakaran masuk permukiman.
Akibat dari asap tersebut mengepung desa ini bahkan sampai ke desa lainnya, sehingga membuat jarak pandang terbatas dan juga warga mengalami sesak napas, batuk, mata pedih. Anak- anak dan lansia sangat rentan sakit, karena terlalu lama terdampak asap kebakaran tersebut.
Titik api masih cukup banyak, karena sampah plastik mudah terbakar serta merembet.
Upaya pemadaman api dari tim Damkar Pemalang dibantu dari daerah sekitar seperti Pekalongan dan Tegal belum mampu menjinakkan api.
“Sebagian warga ada yang terpaksa mengungsi ke rumah saudaranya atau tempat yang aman. Namun sebagian besar masih bertahan di rumah sendiri karena tidak ada tempat pengungsian ,” kata Kahono, Ketua RT setempat, Kamis (7/9)
Sementara semenjak rumahnya terkepung asap, ratusan warga kesulitan makan dan kelaparan karena tidak bisa memasak.
Warga berharap agar pemerintah bisa segera memadamkan api, agar masyarakat bisa kembali aktivitas normal. Bantuan makanan, obat-obatan, masker dan dapur umum sangat diperlukan.(NET*)
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News
Bagi HalamanFollow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================
















