
Stres kronis dan depresi dapat mengarah pada perilaku tidak sehat seperti konsumsi makanan berlebihan, kurangnya aktivitas fisik, dan gangguan tidur, yang semuanya dapat memicu obesitas dan resistensi insulin. Kedua faktor ini dikenal sebagai faktor utama dalam risiko diabetes tipe 2.
Lebih lanjut, depresi dapat memengaruhi respons tubuh terhadap stres dan mengganggu keseimbangan hormon yang terlibat dalam metabolisme glukosa, seperti kortisol, insulin, dan glukagon. Di sisi lain, diabetes tipe 2 juga dapat menjadi faktor yang memicu terjadinya depresi.
Dr. Ajinkya menjelaskan bahwa mengelola penyakit kronis, stres yang terkait dengan kondisi tersebut, dan potensi komplikasi dapat secara signifikan memengaruhi kesehatan mental seseorang dan meningkatkan risiko terjadinya depresi. ***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















