Kebakaran Hanguskan Kantin SMAN 1 Indramayu, Diduga akibat Korselting Listrik

Kebakaran Hanguskan Kantin SMAN 1 Indramayu, Diduga akibat Korselting Listrik

BOGOR-TODAY.COM – Telah terjadi kebakaran hebat menghanguskan bangunan di SMAN 1 Indramayu, pada Jumat (15/9/2023) sekitar pukul 19.00 WIB. Inseiden kebakaran tersebut diduga akibat korsleting listrik di kantin sekolah.

Sejumlah bangunan di SMA 1 Indramayu yang terbakaran lantaran api cepat menyebar karena material yang mudah terbakar ditambah tiupan angin cukup kencang

Untuk memadamkan kobaran api, Petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) bersama aparat TNI-Polri dibantu warga sekitar. Sedikitnya 3 unit mobil Damkar turut dikerahkan. Setelah berjuang sekitar 1 jam, api pun akhirnya berhasil dipadamkan dan dilanjutkan dengan pendinginan.

BACA JUGA :  Waspadai Tanda-Tanda Korsleting Listrik di Rumah, Kenali Gejalanya Sebelum Terjadi Kebakaran

Kebakaran tersebut diduga akibat korsleting listrik di kantin sekolah. Demikian dikatakan Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol-PP) dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Indramayu Teguh Budiarso.

Kebakaran ini kelihatannya diduga dari korsleting atau arus pendek listrik. Tapi alhamdulillah sekarang api sudah berhasil dipadamkan,” kata Kasatpol PP dan Damkar Indramayu.

Teguh Budiarso menyatakan, empat bangunan di SMAN 1 Indramayu yang hangus terbakar dan semuanya adalah kantin sekolah.

BACA JUGA :  Puncak HJB ke-544, Pemkot Bogor Tabur Penghargaan Bagi Masyarakat Kontributif dan Mitra Strategis

“Ada empat lokal bangunan yang terbakar, semuanya kantin,” kata dia.

Kasatpol PP dan Damkar Indramayu mengimbau masyarakat selalu waspada dan menghindari korsleting listrik.

“Apa lagi situasinya lagi seperti ini, sedang terjadi El Nino. Jadi kita harus betul-betul menjaga dari terjadinya korsleting listrik di rumah masing-masing,” tutur dia.(NET*)

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News

Bagi Halaman

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================