Gerakan Pangan Murah di Taman Manunggal, Upaya Turunkan Inflasi

“Sampai saat ini Badan Pangan Nasional secara nasional sudah 750 kali GPM, dari Januari sampai September di 35 provinsi, 315 kabupaten/kota. Mudah-mudahan terus berlanjut dan ditingkatkan,” katanya.

Ia berharap gerakan ini bisa bermanfaat untuk terus meningkatkan GPM dan menstabilkan pasokan dan harga pangan termasuk harga beras.

Harga beras pada kegiatan ini dibandrol dengan harga Rp 53.000/5 kilogram sedangkan di pasaran sudah Rp 13 ribu/kilogram

Kepala Bidang Ketahanan Pangan DKPP Kota Bogor, Soni Gumelar mengatakan, kegiatan ini bagian dari upaya Pemkot Bogor bersama Pemprov Jabar dan Bapanas dalam upaya menurunkan inflasi. Sejauh ini lanjutnya, kenaikan inflasi diindikasi karena kenaikan harga beras.

BACA JUGA :  Jumlah Hewan Kurban di Kota Bogor Tembus 15.800 Ekor, Naik 1.400 dari Tahun Lalu

“Kita sudah diskusi juga dengan tokoh perberasan. Sampai Desember ini harga beras bisa mencapai Rp 15.000. Untuk itu kami, dan juga Bulog dalam hal ini arahan Bapanas  melakukan upaya intervensi mobilisasi beras yang ada ke masyarakat dengan harga murah,” ujarnya.

Selain memobilisasi dengan gerakan pangan murah, lanjut Soni, Presiden Joko Widodo juga turun langsung memberikan bantuan pangan ke masyarakat. Saat ini bantuan tersebut masih terus dilakukan secara simultan kepada masyarakat.

BACA JUGA :  Mata Merah Jangan Dianggap Sepele, Kenali Tanda-Tanda yang Harus Segera Diperiksa Dokter

“Kita juga melakukan dukungan sigap jaga pasar untuk stabilisasi pasokan dan harga pangan. Pasar-pasar di Bogor juga akan diguyur dengan beras-beras oleh Bapanas,” katanya.

Pada GPM di wilayah Bogor Barat ini ada 58 UMKM binaan wilayah di Kota Bogor dan 12 UMKM binaan Provinsi Jawa Barat dengan total sekitar 30 stand lebih.***

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News

Halaman:
« 1 2 » Semua

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================