Banjir bandang

BOGOR-TODAY.COMBanjir bandang menerjang beberapa desa di Kecamatan Mentarang, Kabupaten Malinau, Kalimantan Utara, Jumat (22/9/2023). Bahkan, akibat dari meluapnya debit air sungai, dua rumah warga dan beberapa kapal kayu ikut terbawa arus.

Dalam video amatir yang direkam oleh warga, terlihat arus sungai yang semakin kuat, sehingga menimbulkan kepanikan di kalangan warga setempat. Debit air sungai yang biasanya hanya berkisar antara 6 hingga 7 meter, kini telah mencapai 10,5 meter.

Selain itu, intensitas luapan arus sungai yang begitu deras ini menyebabkan dua rumah warga di Desa Long Bisai, Kecamatan Mentarang, Kabupaten Malinau, terseret oleh banjir.

BACA JUGA :  Waspada Teror Pocong di Cibinong, Camat Minta Siskamling Digencarkan

Banjir yang terjadi di sejumlah desa di perbatasan Indonesia-Malaysia ini sudah berlangsung sejak Kamis (21/9/2023) karena tingginya curah hujan di Malaysia, yang berdampak pada pemukiman warga yang berdekatan dengan perbatasan kedua negara.

Alfian Pakiding, Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kalimantan Utara, mengatakan bahwa banjir besar seperti ini sering terjadi setiap 5 atau 10 tahun sekali. Oleh karena itu, masyarakat di wilayah tersebut telah terbiasa menghadapi bencana banjir besar semacam ini.

“Banjir ini merupakan kejadian yang sudah sering terjadi, sekitar setiap 5 atau 10 tahun sekali. Masyarakat di sini sudah terbiasa menghadapi situasi seperti ini,” ungkap Alfian kepada Beritasatu.com, Jumat (22/9/2023).

BACA JUGA :  Sambut Hari Lingkungan Hidup, Warga Mekarjaya dan PTPN IV Regional I Normalisasi Sungai Cikalong

Walaupun begitu, banjir besar yang diduga berasal dari hulu sungai di Malaysia ini tidak asing bagi penduduk setempat, dampaknya cukup parah. Ratusan rumah di berbagai desa di Kabupaten Malinau saat ini tenggelam dalam banjir dengan ketinggian mencapai lebih dari 1 meter.

Pihak BPBD Kalimantan Utara tetap memantau perkembangan situasi banjir di Kabupaten Malinau. Jika situasinya semakin memburuk, mereka akan mengirim personel untuk membantu dalam proses evakuasi warga yang terdampak oleh banjir.***

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News

Bagi Halaman

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================