korban pelecehan Engkong
N alias Engkong (70) saat digiring ke Mapolres Metro Depok. Foto : pmjnews.com

BOGOR-TODAY.COM – Kasat Reskrim Polres Metro Depok, Kompol Hadi Kristanto menyampaikan jumlah anak yang menjadi korban pelecehan Engkong (70) mencapai belasan orang. Saat ini polisi sedang menelusuri satu per satu korban untuk membuat laporan.

Hadi menyebut, identitas korban saat ini sudah diketahui, tetapi mereka perlu diberi keyakinan agar mau melapor.

“Sampai dengan sekarang, korban ada kurang lebih ada 10 sampai dengan 15 yang identitasnya ada di kami,” katanya.

Perbuatan itu sudah lama dilakukan Engkong N pada anak-anak di Kampung Sindangkarsa, Tapos. Karena banyaknya, pelaku mengaku lupa siapa saja yang menjadi korban.

BACA JUGA :  Telur Ceplok atau Telur Dadar? Ini Penjelasan Gizi di Balik Sorotan Presiden Prabowo pada Program MBG

“Tersangka tidak bisa menjelaskan, dan mengatakan karena lupa sudah berapa kali, dan ada beberapa banyak yang dia lakukan. Jadi perbuatannya di situ pengulangan perbuatannya, serta dia melakukan ke banyak korban,” ujarnya.

Dari keterangan sementara yang didapat, perbuatan itu dilakukan secara berulang dengan korban yang dipilih secara acak. Biasanya sasarannya adalah anak laki-laki dibawah umur dan dikenal pelaku.

“Karena dari awal dia melakukan seperti itu, namun belum pernah ada yang komplain atau melapor atau berkeberatan, jadi dia terus-menerus melakukan hal itu ke banyak orang,” ungkapnya.

Perbuatan itu sudah dilakukan Engkong N sejak setahun lalu. Ketika ditanya berapa banyak korbannya, Engkong N mengaku lupa.

BACA JUGA :  DPRD Kabupaten Bogor Perketat Pengawasan Usaha di Cijeruk dan Cigombong

“Kurang lebih sekitar satu tahun lebih menurut keterangan dia. Dia juga tidak bisa menyampaikan dengan pasti sudah berapa lama dan sudah berapa banyak yang dia jadikan korban,” pungkasnya.

Diketahui, salah satu korbannya, MD (12) meninggal dunia setelah mengalami pelecehan seksual oleh Engkong N. Korban meninggal dunia di rumah sakit usai buah jangkarnya diremas oleh tersangka. Peristiwa itu terjadi di Kampung Sindangkarsa Tapos, Depok pada Rabu, (27/9/2023) sore. ***

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News

Bagi Halaman

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================