“Nanti akan ada petugas dan dokter melakukan pengecekan dari secara fisik untuk melihat tanda tanda-adanya gejala. Pelaksanaan perilaku hidup bersih dan sehat di pesawat, termasuk protokol kesehatan,” jelasnya.

Sekadar informasi, virus Nipah adalah jenis virus zoonosis yang dapat ditularkan dari hewan ke manusia, dan bahkan antar-manusia. Penularan dapat terjadi melalui kontak langsung dengan cairan tubuh hewan yang terinfeksi seperti air liur, darah, dan urine.

BACA JUGA :  Beasiswa Garuda Gelombang II 2026 Masih Dibuka, Kuliah S1 Dalam dan Luar Negeri Dibiayai Penuh

Selain itu, konsumsi daging hewan yang terinfeksi virus Nipah, terutama yang kurang matang, juga dapat menjadi sumber infeksi.

Setelah pengalaman pandemi COVID-19, virus Nipah telah menjadi ancaman baru. Saat ini, wilayah Kerala, India Selatan, dilanda wabah virus Nipah yang telah menyebabkan dua kematian.

BACA JUGA :  Future Leaders Fellowship 2026 Dibuka, Mahasiswa Baru PTN Berkesempatan Ikuti Program Pengembangan Kepemimpinan Gratis

Sebelumnya, pada tahun 2018, Kerala juga menghadapi wabah serupa yang menelan korban sebanyak 17 orang, dan pada tahun 2021, terjadi kasus lain yang menimpa seorang anak berusia 12 tahun. ***

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News

Halaman:
« 1 2 » Semua

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================