
Hal ini disebabkan karena jika file APK tersebut sudah terlanjur diunduh, maka hacker dapat meretas data pribadi Anda dan bahkan menguras rekening Anda.
“Kita menyebutnya sebagai malware, perangkat lunak berbahaya, APK, virus, dan lain sebagainya. Ini bisa diselipkan ke dalam berbagai jenis file, seperti dokumen, spreadsheet, PDF, gambar, atau format lainnya,” jelasnya.
Dia juga membeberkan cara kerja hacker dalam meretas informasi. Dengan mengklik tautan file APK, sistem secara otomatis mengirimkan sejumlah data ke server tertentu, termasuk kata sandi yang kemudian akan dicoba untuk diretas.
“Biasanya, proses ini berjalan otomatis, dan data yang dikirimkan akan segera sampai ke server tertentu. Itulah sebabnya mengganti kata sandi dengan cepat sangat penting, karena kata sandi lama Anda bisa langsung terkirim dalam waktu 3 hingga 4 detik. Sebagai langkah pencegahan, disarankan untuk mengaktifkan autentikasi dua faktor (seperti penggunaan token),” tuntasnya. ***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















