
“Rasa sedih mah pasti ada, dari aku yang nggak kenal TikTok sama sekali, TikTok itu sumber penghasilan perdana aku buat survive, tiba-tiba nggak ada, langsung sedih, flashback memori waktu awal-awal cari uang,” tutur Inara.
Selain itu, Inara juga memberikan pandangannya tentang penutupan TikTok Shop. Dia berpendapat bahwa pemerintah seharusnya bisa lebih solutif dalam bertindak agar tidak ada pihak yang merasa dirugikan.
“Jadi ya kita harus pertimbangkan juga lah dari sisi itu. Jadi yang harus diperbaiki regulasinya mungkin supaya bisa mengakomodir semua pihak, memang tidak akan pernah bisa menyenangkan semua orang ya, cuma setidaknya kalau regulasinya bisa kita formulasikan biar lebih adil untuk semuanya kan lebih baik,” ujarnya.
Inara menegaskan bahwa bukanlah tindakan tepat jika sesuatu langsung dihapus begitu saja. Sebaliknya, langkah yang lebih baik adalah bagaimana membuat sesuatu yang sebelumnya kurang baik menjadi lebih baik. ***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















