
BOGOR-TODAY.COM – Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor melakukan pemantauan Instalasi Pengolahan Air (IPA) serta sumber air baku Ciliwung dan Cisadane untuk memastikan pelayanan tetap terjaga.
Sebelumnya, Badan Meteorologi, Klimatologi,dan Geofisika (BMKG) telah memprediksi bahwa musim hujan di wilayah Kota Bogor akan mundur hingga November 2024.
Selain itu, Tirta Pakuan Kota Bogor juga fokus menangani kekeringan, terutama di daerah yang belum memiliki jaringan pipa. Tirta Pakuan menawarkan Tangki Hidran Umum (TAHU) yang dapat dimanfaatkan masyarakat untuk mendapatkan air bersih.
“Berdasarkan informasi saat ini BMKG menyampaikan bahwa kekeringan kemungkinan sampai akhir Oktober ini selesai. Akan terjadi hujan kemungkinan bulan November, untuk antisipasi saat ini tetap kami pada dasarnya melakukan monitoring di setiap WTP atau IPA kami. Kami juga mengecek sumber air baku Ciliwung dan Cisadane,” ungkap Direktur Teknik (Dirtek) Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor Ardani Yusuf, Rabu (11/10/2023).
Ardani memaparkan, alhamdulillah sampai saat ini kapasitas reservoar belum menurun, mudah-mudahan tidak menurun sampai dengan kapasitas minimum pada akhir November 2023.
“Tentu kami juga fokus untuk menangani kekeringan, khususnya yang daerah-daerah yang tidak ada jaringan perpipaan,” paparnya.
“Untuk wilayah belum ada perpipaan, kami akan menyediakan TAHU. Kalau sekarang masyarakat ingin meminta bantuan air bisa melalui call center kami, nanti kita akan pasang TAHU. Tetapi tentunya harus ada yang menjadi tanggung jawab di masyarakat setempat dalam pengelolaan tangki itu,” tambah Ardani.
Ardani menerangkan, untuk memasang TAHU diperlukan lahan kurang lagi kurang lebih 4 meter kali 5 meter untuk penempatan TAHU tersebut. Dan nanti apabila sudah digunakan oleh warga, ketika kosongan akan diisi melalui tangki, mobil tangki dan itu diberikan secara gratis itu bisa dimanfaatkan masyarakat, RT RW ataupun dari Kelurahan yang di mana wilayahnya belum ada jaringan perpipaan.
“Kami siap sediakan TAHU, tapi tentunya harus ada yang bertanggung jawab. Semoga bisa kembali normal,” pungkasnya.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News
Bagi HalamanFollow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















