semburan gas
Puluhan warga di Desa Pasirlaja, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor terdampak dan harus mengungsi ke tempat lain imbas semburan gas yang muncul karena pengeboran sumur. Foto : Istimewa.

BOGOR-TODAY.COM – Puluhan warga di Desa Pasirlaja, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor terdampak dan harus mengungsi ke tempat lain imbas semburan gas yamg muncul karena pengeboran sumur, Rabu (12/10/2023) kemarin.

“Yang terdampak 39 kontrakan 59 jiwa dan 2 balita diungsikan ke rumah kerabat terdekat,” kata Staf Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bogor, Jalaludin saat dikonfirmasi, Kamis (12/10/2023).

Kemudian ia menjelaskan, detik-detik kronologis kejadian tersebut. Sebelum kejadian, kata dia, pengerjaan sumur bor sedang dilakukan dengan kedalaman mencapai 100 meter.

“Sedang pengerjaan sumur bor di perkirakan kedalaman sumur 100 meter, tiba-tiba keluar semburan air bercampur gas, dari PGN Pertamina dinyatakan gas tersebut gas metan,” jelas Jalal.

BACA JUGA :  Mata Menonjol Bisa Jadi Tanda Penyakit Tiroid, Kenali Gejala dan Risikonya

Pihaknya mendapatkan informasi itu sendiri pada pukul 16.45 WIB dan segera menuju ke lokasi kejadian untuk memastikan kebenarannya.

Hingga saat ini, lanjut dia, semburan air gas itu masih keluar. Oleh karenanya, ia mengimbau agar masyarakat tidak mendekati area lokasi tersebut karena  berbahaya untuk keselamatan.

“Saat ini ketinggian semburan masih sekitar 15-20 meter dengan tekanan dan suara sudah mulai mengecil,” papar dia

Masyarakat juga dilarang mengunakan benda-benda yang dapat memicu terjadinya sambaran api atau ledakan di sekiran lokasi. Area tersebut saat ini sudah dipasangkan garis polisi untuk mensterilkan titik semburan gas.

BACA JUGA :  BKN Tegaskan Poster CPNS 2026 yang Beredar di Medsos adalah Hoaks

“Imbauan warga untuk jangan mendekat dan sudah dipasang garis polisi untuk. Situasi belum kondusif dan penghuni kontrakan untuk saat ini dikosongkan karena area disterilkan,” ujarnya.

Kendati demikian, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Jalal mengaku, pihak Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) diperlukan untuk melakukan pengecekan lebih lanjut di lokasi kejadian.

“Perlu penangan lebih lanjut dari pihak terkait menganai pengecekan kandungan gas dan zat kimia di lokasi,” pungkasnya. ***

Penulis : Mutia Dheza Cantika

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News

Bagi Halaman

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================