SOEKARNO KONSISTEN DUKUNG PALESTINA DAN ANTI PENJAJAH ISRAEL

Oleh : Heru B Setyawan

Penulis heran bin bingung kok ada orang Indonesia yang katanya cinta NKRI dan bahkan teriak dengan suara lantang NKRI harga mati, tapi benci dengan bangsa Palestina yang teraniaya dan dijajah oleh Israel dan justru cinta kepada negara penjajah (zionis) Israel.

Ada juga yang menyebut Pasukan Pejuang Hamas Palestina dengan sebutan teroris, apa gak salah ini. Jika Pasukan Hamas Palestina  dicap sebagai teroris, terus Israel sebagai negara penjajah disebut super teroris ? atau biangnnya teroris?

Ini semua bisa terjadi karena ketidaktahuan atau kurang literasi tentang bangsa Palestina dan bangsa Israel, atau rasa benci di hati mereka. Bukankah sudah terang benderang yang di jajah itu bangsa Palestina sejak tahun 1967 oleh Israel.

Maka jika sekarang Pasukan Pejuang Hamas Palestina menyerang Israel untuk mengusir Israel dari negerinya itu sah dan wajar-wajar saja, bahkan suatu keharusan kita untuk mengusir penjajah dari negeri kita.

BACA JUGA :  Mobil PHEV China Mulai Masuk Indonesia, Toyota Nilai Persaingan Elektrifikasi Kian Menarik

Dan itu juga sesuai dengan Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.

Bunyi Alinea 1 Bahwa sesungguhnya kemerdekaan adalah hak segala bangsa dan oleh sebab itu, maka penjajahan di atas dunia harus dihapuskan, karena tidak sesuai dengan peri kemanusiaan dan peri keadilan.

Hal ini mengandung makna pengakuan terhadap prinsip universal yang berupa hak kemerdekaan sebagai hak asasi setiap bangsa yang harus dijunjung tinggi.

Menunjukkan keteguhan dan kuatnya pendirian bangsa Indonesia dalam menentang penjajahan atau imperialisme di mana saja karena bertentangan dengan perikemanusiaan dan rasa keadilan.

Maka tidak mengherankan Bung Karno sampai akhir hidunya konsisten  membela Palestina untuk mencapai kemerdekaannya.

Bung Karno pernah menegaskan bahwa selama kemerdekaan bangsa Palestina belum diserahkan kepada orang-orang Palestina, maka selama itulah bangsa Indonesia berdiri menantang penjajahan Israel.

BACA JUGA :  Bidadari dan Pasangan Surga: Bagaimana Islam Memandang Kebahagiaan Abadi bagi Laki-laki dan Perempuan?

Dukungan Bung Karno terhadap Palestina ditunjukkan saat mulai menggagas Konferensi Asia Afrika (KAA) pada 1953. Dalam forum tersebut, Indonesia dan Pakistan menolak keras diikutsertakannya Israel dalam konferensi tersebut.

Bung Karno menilai Israel yang didirikan atas bantuan Inggris merupakan bentuk nyata kolonialisme gaya baru yang mengancam perdamaian dunia.

Dan apa yang dikawatirkan oleh Bung Karno sekaramg menjadi kenyataan. Sampai sekarang terus terjadi konflik atau perang antara Palestina dengan Israel.

Saatnya Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) untuk mengangani dan memberi solusi konfklik ini, yaitu memberi hak kemerdekaan untuk bangsa Palestina dan mengusir Israel dari bumi Palestina. Jayalah Indonesiaku. ***

 

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News

 

Bagi Halaman

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================