2 petugas Dishub
Foto : tangkapan layar video.

BOGOR-TODAY.COM2 petugas Dishub (Dinas Perhubungan) Kabupaten Bogor yang menjadi perbincangan publik karena masuk tol tanpa izin telah dibebastugaskan. Kepala Bidang Lalulintas Dishub Kabupaten Bogor, Dadang Kosasih, mengakui kesalahan yang dilakukan oleh anggotanya.

“Yang pasti, dua staf dari tim saya telah dibebastugaskan. Selanjutnya, kebijakan lebih lanjut akan diambil oleh pimpinan, tetapi yang pasti tindakan disiplin akan diberlakukan,” kata Dadang kepada wartawan, Jumat (13/10/2023).

Dia menjelaskan bahwa dua anggota Dishub Bogor tersebut telah dikenakan sanksi administrasi dan dilarang untuk melakukan pengawalan atau membimbing di jalan. Motor mereka saat ini disimpan di kantor.

“Kami mengakui bahwa anggota kami telah melakukan kesalahan. Oleh karena itu, kami memberlakukan tindakan langsung terhadap dua pengendara sepeda motor tersebut. Saat ini, kami hanya memberlakukan sanksi administrasi kepada staf kami ini (pengendara sepeda motor) karena pelanggaran ini,” tambah Dadang.

BACA JUGA :  Pemkab Bogor Perkuat Identitas Daerah Lewat Riungan Gede Jasinga dan Pagelaran Budaya

“Dalam hal ini, sanksi administrasi adalah satu-satunya tindakan yang diterapkan. Mereka juga memiliki sertifikat keselamatan berkendara sebagai pemandu jalan, dan kami telah mencabut sertifikat tersebut sehingga mereka tidak dapat lagi melakukan pembimbingan di jalan,” tambahnya.

Sebelumnya, dua sepeda motor berplat merah dengan nomor polisi F 3991 G dan F 6970 G menjadi viral karena diklaim melakukan pengawalan hingga masuk tol. Dadang membenarkan bahwa motor tersebut adalah milik Dishub Kabupaten Bogor.

BACA JUGA :  Jaro Ade Tegaskan Pemkab Bogor Dukung Pengendalian Alih Fungsi Lahan

“Iya, motor tersebut adalah milik Dishub Kabupaten Bogor. Kejadian itu terjadi pada hari Minggu,” kata Dadang.

Dadang juga membantah bahwa anggotanya melakukan pengawalan. Dia menjelaskan bahwa petugas tersebut sebenarnya sedang dalam perjalanan pulang ke Bogor setelah melakukan perbaikan sirine di bengkel di Cinere, Depok.

“Jadi, itu bukan pengawalan, tetapi perjalanan pulang setelah perbaikan sirine di bengkel Cinere. Mereka kembali dari Cinere, dan mereka memasuki tol dari Depok dan keluar di Bogor, yaitu tol sentul selatan di sini. Mereka masuk tol hanya dalam perjalanan pulang,” jelasnya. ***

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News

Bagi Halaman

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================