Meskipun ada pandangan bahwa mencuci jeans terlalu sering dapat menyebabkan keausan serat dan kerusakan cepat, Bergh tetap mencuci jeansnya, namun dengan metode yang spesifik.

“Jika saya tumpahkan saus kari pada jeans, saya hanya akan membersihkan area yang terkena tumpahan tersebut. Jika jeans saya benar-benar kotor, misalnya setelah berolahraga, saya akan mencucinya di kamar mandi,” jelasnya.

BACA JUGA :  Anak Diduga Alergi Susu Sapi? Ini Langkah Pertama yang Perlu Dilakukan Orang Tua

Menurut pandangan Bergh, cara terbaik untuk mencuci jeans adalah membersihkan hanya pada bagian yang memang kotor dengan menggunakan sabun mandi, bukan seluruh permukaan pakaian, apalagi menggunakan mesin cuci.

Selain itu, Bergh juga mencatat bahwa mencuci jeans adalah salah satu penyumbang besar terhadap jejak karbon pakaian, dan mesin cuci menggunakan banyak air yang berpotensi merusak lingkungan.

BACA JUGA :  BI Rate Naik Jadi 5,75 Persen, Kapan Suku Bunga KPR Ikut Menyesuaikan?

Pendapat ini sejalan dengan pandangan beberapa ahli yang menyebutkan bahwa jarang mencuci pakaian dapat memberikan dampak positif pada lingkungan. ***

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News

Halaman:
« 1 2 » Semua

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================