Pelaku kemudian ditemukan oleh polisi di kediamannya dengan luka di dahinya. Pria bernama Joseph M Czuba didakwa dengan pembunuhan tingkat pertama, percobaan pembunuhan tingkat pertama, serta dua tuduhan kejahatan kebencian dan penyerangan dengan senjata mematikan. Dia langsung ditahan dan menunggu sidang di pengadilan.

Bocah yang meninggal, bernama Wadea Al-Fayoume, memiliki keturunan Palestina-Amerika.

Organisasi kebebasan sipil Muslim menggambarkan kejahatan ini sebagai mimpi buruk dan sebagian dari meningkatnya retorika kebencian sejak dimulainya konflik Israel-Hamas. Kelompok tersebut merujuk pada pesan teks yang menunjukkan bahwa pelaku serangan telah mengeluarkan pernyataan yang meremehkan umat Islam.

BACA JUGA :  Resep Bolu Gula Merah Kukus Tanpa Telur, Lembut, Manis, dan Mekar Sempurna

Dalam menghadapi ancaman yang meningkat, Kepolisian Negara Bagian Illinois telah berkoordinasi dengan aparat hukum federal dan berupaya mendukung komunitas Muslim dan pemimpin agama.

“Mengambil nyawa seorang anak berusia enam tahun atas dasar fanatisme adalah kejahatan. Wadea seharusnya bersiap untuk pergi ke sekolah pagi ini. Orang tuanya akan terbangun tanpa anak mereka. Ini bukan hanya pembunuhan, melainkan juga kejahatan berdasarkan ras. Semua warga Illinois, termasuk komunitas Muslim, Yahudi, dan Palestina, berhak hidup tanpa ancaman semacam itu,” tegas Gubernur Illinois JB Pritzker pada hari Minggu. ***

BACA JUGA :  Sekda Ajat Tinjau Langsung Pemotongan Hewan Kurban di RPH Cibinong

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News

Halaman:
« 1 2 » Semua

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================