
Pasukan Israel dikatakan dalam keadaan siaga, pada Minggu (15/10/2023) malam. Tentara Israel disebut-sebut menunggu keputusan politik sebagai ‘lampu hijau’ sebelum melancarkan serangan.
Sementara itu, Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa–Bangsa (PBB) Antonio Guterres menyerukan perlindungan hak asasi manusia di tengah meningkatnya konflik antara Israel dan Hamas.
“Bahkan perang pun mempunyai aturan. Hukum humaniter internasional dan hukum hak asasi manusia harus dihormati dan ditegakkan; warga sipil harus dilindungi dan juga jangan pernah dijadikan tameng,” kata Guterres, dikutip dari CNNIndonesia.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















