area kewanitaan
ilustrasi/freepik.com

BOGOR-TODAY.COM – Perawatan area kewanitaan merupakan suatu hal yang membutuhkan perhatian khusus karena kepekaan bagian tubuh tersebut.

Waxing adalah salah satu metode yang dipertimbangkan oleh banyak wanita untuk menjaga kebersihan dan kesehatan area ini. Namun, muncul pertanyaan seputar keamanan dan dampak kesehatan dari waxing pada area kewanitaan.

Menurut Dr. Boyke Dian Nugraha, Spesialis Kandungan dan Kebidanan, melakukan waxing pada area kewanitaan tidak disarankan dari perspektif kesehatan.

“Meskipun beberapa wanita mungkin memilih waxing karena alasan kepercayaan diri atau estetika, aspek kesehatan harus tetap menjadi pertimbangan utama,” katanya dalam sebuah Podcast bersama Azka Corbuzier.

BACA JUGA :  Don Dasco Layak Jadi Wapres, Apalagi Mendagri

Dr. Boyke menjelaskan secara medis bahwa waxing pada area kewanitaan dapat menghilangkan kemampuan tubuh untuk secara alami melindungi diri dari serangan kuman.

“Rambut yang tumbuh di area ini sebenarnya berperan sebagai filter alami untuk kuman, jamur, dan virus sebelum mereka dapat masuk ke dalam Miss V,” ungkapnya.

Melalui waxing, fungsi filter tersebut terganggu, sehingga kuman dan patogen dapat dengan lebih mudah memasuki area tersebut. Ini meningkatkan risiko infeksi dan dapat menyebabkan munculnya bercak seperti jerawat di area tersebut.

Namun, Dr. Boyke juga menawarkan alternatif yang lebih aman. Alih-alih melakukan waxing, ia merekomendasikan untuk cukup memotong rambut di area kewanitaan.

BACA JUGA :  Seberapa Sering Buang Air Normal? Ini Penjelasan Medis tentang BAK dan BAB

“Tindakan ini tidak hanya lebih aman untuk kesehatan, tetapi juga berlaku baik untuk pria maupun wanita,” tegasnya.

Dengan demikian, sangat penting bagi semua individu, terutama wanita, untuk mempertimbangkan kesehatan mereka saat memilih metode perawatan untuk area kewanitaan. Kebersihan tetap merupakan prioritas, namun perlu diingat bahwa waxing untuk menghilangkan rambut di area tersebut mungkin bukan pilihan terbaik dari segi kesehatan. ***

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News

Bagi Halaman

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================