
“Era saat ini semua serba sibuk dan juga serba ingin instan, kedua kondisi ini juga memengaruhi peluang usaha kuliner bahwa peluang usahanya bukan hanya berfokus pada makanan siap saja tetapi bisa dimulai dari jualan bumbu dapur instan, sambal yang sudah jadi, camilan hingga jasa-jasa kreatif yang bisa mendukung usaha kuliner seperti fotografi, video, kelola media sosial hingga branding,” ungkapnya.
Namun, Robby yang pernah meraih penghargaan sebagai Pegiat Ekraf Terbaik Kabupaten Bogor pada tahun 2022 ini mengingatkan kepada seluruh penyintas TBC yang hadir bahwa untuk memulai usaha perlu dimulai dari mengenal diri sendiri, apa yang disukai hingga apa yang mampu dilakukan. Kuncinya, jangan ikut-ikutan.
Asna Yuni, peserta asal Palembang yang menceritakan bahwa putrinya memiliki usaha kuliner namun masih labil merasa tercerahkan atas paparan yang disampaikan oleh Robby Firliandoko.
“Anak saya itu usahanya berubah-ubah, apa aja dia coba. Tadi dapat pencerahan dari Mas Robby agar bisa menjadi suppport system untuk anak saya,” katanya.
Dalam kesempatan yang sama, Arman dari Batam yang telah bekerja sebagai Bartender selama 17 tahun mengaku termotivasi memulai usaha setelah sebelumnya merasa nyaman jadi pekerja.
“Materinya sangat menyenangkan sekali. Mas Robbynya juga ramah. Saya mau ajak dia ke Batam,” ungkapnya.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















