Dosen Komunikasi Unida Dorong Penyintas TBC Bangun Usaha Ekraf

Dosen Sains Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Djuanda (Unida), Robby Firliandoko.

BOGOR-TODAY.COM – Dosen Sains Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Djuanda (Unida) yang juga menjabat sebagai Wakil Direktur Komite Ekonomi Kreatif (Ekraf) Kabupaten Bogor (Kabekraf) Robby Firliandoko mendorong penyintas Tuberculosis (TBC) untuk membangun usaha ekraf khususnya kuliner.

Robby mendorong penyintas TBC dalam kegiatan Workshop UMKM yang digelar oleh Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Direktorat Jenderal (Ditjen) Pencegahan dan Pengendalian Penyakit di Hotel Aston pada Senin (16/10/2023).

Dalam paparannya, Robby menyampaikan bahwa Ekraf merupakan salah satu sektor usaha yang akan menjadi tulang punggung bangsa karena mengutamakan ide dan pengetahuan manusia.

BACA JUGA :  Penjualan Mobil Mei 2026: Toyota Masih Dominan, Geely Masuk 10 Besar dan BYD Tersingkir

“Di masa depan Ekraf akan menjadi sektor unggulan karena yang dieksplorasi adalah ide, bukan alam atau kekayaan bumi. Selagi masih ada manusia, ide itu akan terus ada,” kata Robby di hadapan 80 peserta dari berbagai daerah se-Indonesia.

Dosen Muda yang juga merupakan Kepala Lab Sains Komunikasi tersebut menyampaikan bahwa dari 17 subsektor yang ada di Ekraf, kuliner menjadi subsektor yang menyumbangkan pemasukan terbesar bagi negara.

BACA JUGA :  Perbandingan Mobil Hybrid dan Mobil Listrik: Kelebihan, Kekurangan, dan Pertimbangan Sebelum Membeli

“Kebutuhan utama manusia adalah sandang pangan papan, dan kuliner merupakan kebutuhan yang paling konsumtif. Artinya, peluangnya akan terus ada,” jelasnya.

Dosen yang juga menjabat sebagai Koordinator Daerah (Korda) Jawa Barat di Organisasi Indonesia Creative Cities Network (ICCN) ini juga menyampaikan bahwa peluang usaha kuliner saat ini tidak hanya bertumpu pada makanan siap saja.

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================