BOGOR-TODAY.COM – Kemajuan dalam bidang kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) sering dianggap sebagai ancaman di masa depan, yang berpotensi menggantikan pekerjaan manusia.
Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengingatkan generasi muda untuk menjadi kreatif dalam membangun perekonomian, karena tantangan di masa depan tidak hanya terbatas pada digitalisasi, tetapi juga terkait dengan AI.
“Ketika kita melihat ke masa depan, kita harus siap menghadapi perubahan digitalisasi yang semakin pesat, termasuk perkembangan AI,” ujar Erick dikutip cnbcindonesia, Rabu (18/10/2023).
Erick mengungkapkan bahwa dengan munculnya AI, generasi muda harus bersiap menghadapi kemungkinan berkurangnya pekerjaan dan profesi. Diperkirakan sekitar 85 juta lapangan kerja akan terancam.
“Dalam tantangan lainnya, Indonesia perlu menciptakan lapangan kerja, mengingat data dari World Economic Forum menyatakan bahwa 85 juta lapangan kerja mungkin akan tergantikan, sementara hanya ada 67 juta yang muncul,” tambahnya.
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















