
Saat menjelajahi hasil pencarian gambar di Google, Anda akan melihat sebuah kotak yang meminta Anda untuk membuat gambar berdasarkan kueri tersebut. Kemudian, gambar yang dihasilkan akan muncul di sidebar.
Dalam sebuah postingan di blognya, Hema Budaraju dari Google menekankan bahwa perusahaan ini berkomitmen untuk meluncurkan alat pembuat gambar ini secara bertanggung jawab.
“Alat ini seharusnya tidak dapat menghasilkan gambar yang melanggar kebijakan larangan penggunaan AI generatif oleh perusahaan,” ujar Budaraju.
Setiap gambar yang dihasilkan oleh SGE akan dilengkapi dengan metadata dan tanda air yang menunjukkan bahwa gambar tersebut dibuat oleh kecerdasan buatan.
Pada tahap awal peluncuran, Google tidak akan memungkinkan pengguna untuk menciptakan gambar yang menggambarkan wajah yang tampak sangat nyata atau yang menampilkan individu terkenal.
Selain itu, Google juga membatasi penggunaan alat ini hanya bagi mereka yang berusia 18 tahun atau lebih, sehingga remaja yang memiliki akses ke SGE tidak akan dapat menggunakannya.
Google juga telah menambahkan kemampuan untuk membuat draf teks langsung dari kolom pencarian menggunakan SGE. Dengan menggunakan kueri tertentu, Google dapat membuat draf teks, dan pengguna dapat memilih alat untuk membuat teks yang panjang, pendek, atau dengan nuansa santai.
Jika Anda puas dengan hasilnya, Anda dapat mengekspor draf tersebut ke Google Docs atau Gmail. ***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















