Di Pulau Seram, Maluku, suku Nuaulu menjadikan papeda sebagai makanan sakral dalam ritual perayaan masa pubertas seorang perempuan. Mereka percaya bahwa wanita yang sedang menstruasi tidak boleh memasak papeda karena dianggap tabu.

Karakteristik Khusus Papeda

Papeda adalah hidangan unik khas timur Indonesia yang ditandai oleh teksturnya yang mirip dengan lem, berwarna putih, kenyal, dan lengket.

Bagi masyarakat Papua, Maluku, dan beberapa daerah di Sulawesi, papeda sering menjadi pengganti nasi. Oleh karena itu, papeda biasanya disajikan dengan makanan pendamping seperti ikan kuah kuning dan tumis sayur kangkung.

Cara menyantap papeda juga unik. Untuk mengonsumsinya, orang harus menggulung papeda dengan sumpit atau garpu khusus, kemudian meletakkannya di piring dan disiram dengan kuah kuning. Berbeda dengan nasi yang harus dikunyah, papeda dapat langsung diseruput dan ditelan.

BACA JUGA :  Puasa Muharram 2026: Jadwal, Niat, dan Keutamaannya

Kandungan Papeda

Papeda memiliki manfaat kesehatan yang baik, seperti peningkatan sistem kekebalan tubuh, pengurangan risiko kanker usus, dan membersihkan paru-paru. Ini karena papeda kaya serat, rendah kolesterol, bernutrisi, dan mengandung nutrisi esensial seperti protein, karbohidrat, kalsium, fosfor, dan zat besi.

Proses Pembuatan Papeda

Untuk membuat papeda, bahan utamanya adalah sagu. Meskipun terlihat sederhana, pembuatan papeda memerlukan ketelitian dan kesabaran.

BACA JUGA :  Apple Perkenalkan Siri AI di WWDC 2026, Asisten Pintar dengan Kemampuan Lebih Canggih dan Personal

Langkah pertama adalah merebus air dalam belanga khusus, yang merupakan panci tradisional. Setelah air mendidih, saripati sagu ditambahkan ke dalam belanga sambil diaduk perlahan. Garam juga dapat ditambahkan untuk memberi cita rasa.

Pemasakan papeda memerlukan pengadukan terus-menerus dan dilakukan secara satu arah hingga warnanya yang awalnya putih berubah menjadi bening keabu-abuan. Setelah itu, papeda siap disajikan.

Demikianlah gambaran lengkap tentang papeda, kuliner tradisional khas Papua yang diabadikan dalam Google doodle hari ini. Semoga informasi ini bermanfaat. ***

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News

Halaman:
« 1 2 » Semua

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================