“Kami selesaikan dulu yang lantai dasar atau bangunan yang di bawah, dan hari ini juga ada pengecoran di lantai atas untuk strukturnya, sehingga jika selesai pengecoran maka progresnya menjadi 53 persen. Jadi kami optimis di Desember nanti pembangunannya selesai,” ujar Ages.

Dia menambahkan, keramik yang digunakan di setiap lantainya itu merupakan keramik granit berukuran 60×60, sehingga diharapkan pasar induk Jambu Dua ini menjadi field project atau percontohan terhadap pasar-pasar yang lain.

“Untuk tenaga kerjanya kita kerahkan sebanyak 320 orang. Mereka tenaga kerja yang ahli di bidangnya, misalnya ahli di bagian pemasangan atap, kemudian pengerjaan lantai, kios, los dan lain sebagainya. Di November besok kita akan pasang atap di lantai 1, supaya pengerjaan didalamnya tidak terhalang cuaca hujan yang mungkin terjadi di akhir tahun ini,” imbuhnya.

BACA JUGA :  Resep Bubur Kacang Hijau, Menu Sarapan Hangat dan Bergizi

Ditempat yang sama, Kepala Unit Pasar Induk Jambu Dua, Aji Firdaus mengatakan, selama proses pembangunan para pedagang existing pasar Jambu Dua direlokasi di tempat penampungan sementara (TPS) yang lokasinya tidak jauh dengan gedung yang kini sedang di revitalisasi.

“Jumlah pedagang yang ada di Jambu Dua ini ada 330. Nah, mereka yang sudah mendaftar atau tanda jadi (uang muka) untuk membeli kios dan los sudah mencapai 200 pedagang. Uang mukanya pun tidak memberatkan pedagang, misalnya uang muka sebesar 20-30 persen maka para pedagang itu cukup membayarnya secara di cicil ke bank yang sudah bekerja sama, dalam hal ini Bank BTN. Jadi kita sudah carikan solusi agar para pedagang tidak merasa kesulitan untuk uang muka,” ujarnya.

BACA JUGA :  Penjaga Warung Madura di Gunung Putri Diduga Ditodong Senpi

Ditambahkan Aji, pasar induk Jambu Dua yang tadinya hanya dua blok, kini menjadi tiga blok yaitu blok A untuk pedagang sayur dan sembako, blok B untuk komoditi basah, dan blok C untuk komoditi buah dan tempat pemotongan ayam.

“Kami juga menyiapkan kantong-kantong parkir untuk kendaraan roda dua dan roda empat yang ditempatkan di lantai 1 dan dibelakang, sehingga tidak lagi sembarangan untuk menyimpan kendaraan. Kapasitasnya juga mencapai 200 unit roda dua dan seratusan lebih untuk roda empat,” pungkasnya. ***

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News

Halaman:
« 1 2 » Semua

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================