
Teguh membeberkan, titik lokasi pertama yang terjadi itu berasal dari kios pedagang nomor Bak 56 dan 56 Toko Jayanti, Pasar Leuwiliang, Kabupaten Bogor. Hingga akhirnya merembet dan menghanguskan ribuan lapak.
“Gak ada, kalau dari hasil itu dibangunan kios tidak ditemukan kandungan bahan bakar gas dan minyak seperti bensin, solar dan minyak tanah,” tutupnya.***
Penulis : Mutia Dheza Cantika
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================














