Ia menyebut, ada tim Densus 88 Antiteror Polri yang menghubunginya untuk melakukan penggeledahan di sebuah kontrakan yang berada di kawasan tersebut.

“Bukan penggerebekan, kalau itu tadi penggeledahan, (saya) dihubungi pas mau penggeledahan, kita juga kaget,” kata Ketua RT kepada wartawan.

Ia mengaku, ada satu keluarga yang telah diamankan oleh tim Densus 88 Antiteror Polri tadi pagi karena diduga seorang teroris. Ia diketahui bekerja sebagai kuli bangunan.

BACA JUGA :  Dongeng Sebelum Tidur, Kebiasaan Sederhana yang Berdampak Besar bagi Tumbuh Kembang Anak

“Keterangannya si iya (penghuni kontrakan), tapi kurang tau siapa-siapanya. Sekitar jam 10an. Sehari-hari yang saya tau kuli bangunan, kalo untuk yang lain-lainnya saya gak tahu,” papar dia.

Dari informasi yang dihimpun, terduga jarang bersosialisasi dengan masyarakat setempat. Namun, kata dia, terduga terkadang sering menghampiri kegiatan gotong royong.

BACA JUGA :  Jaro Ade Ajak Warga Megamendung Hijaukan Pekarangan Lewat Tanam Durian Unggul

“Kalau untuk kegiatan mereka itu tidak berbaur, tertutup, ya memang bisa dibilang tidak ini (dekat) dengan masyarakat, tapi kadang-kadang kalau lagi ada kegiatan gotong royong suka ada (hadir),” pungkasnya.***

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News

Halaman:
« 1 2 » Semua

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================