BOGOR-TODAY.COM – Terduga pelaku pembunuhan remaja terbungkus karung yang ditemukan dalam selokan di Kota Samarinda, Kalimantan Timur, sedang menjalani pemeriksaan mendalam oleh tim penyidik Satreskrim Polresta Samarinda.

Keluarga korban juga mengharapkan bahwa terduga pelaku pembunuhan dapat diberikan hukuman yang sepadan.

Dalam kasus ini, Satreskrim Polresta Samarinda bersama Unit Reskrim Polsekta Samarinda Ulu telah menangkap terduga pelaku berusia 17 tahun dengan inisial IV, serta beberapa barang bukti, termasuk dua karung yang digunakan untuk membungkus jenazah korban, dua tali yang diperkirakan digunakan untuk mengikat korban, dan sebilah pisau dapur yang digunakan untuk memotong tali.

Berdasarkan hasil investigasi awal di tempat kejadian perkara yang telah dilakukan oleh tim gabungan, dugaan kuat bahwa remaja berusia 17 tahun yang dikenal dengan inisial A tersebut dibunuh di lokasi lain, yaitu di Jalan Dahlia, sebelum jenazahnya dibuang ke selokan di Jalan Cempaka, Kelurahan Bugis, Kecamatan Samarinda Kota.

Mengenai penangkapan terduga pelaku, salah satu saudara korban, Amrullah, menginginkan agar terduga pelaku IV, yang juga merupakan teman korban, bertanggung jawab atas perbuatannya dan meminta maaf langsung kepada keluarga korban untuk tindakannya yang kejam.

BACA JUGA :  Warkop Rasa Coffee Shop Hadir di Dramaga, Menu Mulai Rp 5.000

“Bertanggung jawablah, minimal dengan memberikan permintaan maaf kepada keluarga kami.” Namun demikian, keluarga juga berharap bahwa terduga pelaku pembunuhan akan menerima hukuman yang sepadan atas perbuatannya.

Dikabarkan sebelumnya, warga Kota Samarinda, Kalimantan Timur, dihebohkan oleh penemuan jenazah seorang remaja laki-laki yang terbungkus dalam karung. Jenazah tersebut ditemukan mengapung di dalam sebuah parit Jumat (27/10/2023) sekitar pukul 05.40 Wita.

Mendapat laporan dari masyarakat, kepolisian segera melakukan investigasi dan identifikasi awal di lokasi kejadian. Kuat dugaan bahwa jenazah remaja yang ditemukan dalam karung adalah seorang remaja berusia 17 tahun dengan inisial A, yang sebelumnya hilang sejak Rabu (25/10/2023) berdasarkan informasi yang disampaikan oleh keluarganya.

Informasi mengenai penemuan jenazah remaja dalam karung ini menyebar luas, dan keluarga korban langsung mendatangi Ruang Mortuary di RSUD AW Syahranie Samarinda untuk memastikan identitas jenazah tersebut.

BACA JUGA :  Wasit Piala Dunia 2026 Asal Somalia Gagal Masuk Amerika Serikat, FIFA Tak Bisa Campur Tangan

Amrullah, salah satu kakak korban, mengungkapkan bahwa korban terakhir kali terlihat saat meninggalkan rumah dengan temannya untuk melakukan modifikasi sepeda motor. Namun, keluarganya kemudian mendapatkan kabar bahwa korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia, terbungkus dalam karung di dalam parit.

Pihak keluarga juga melakukan penyelidikan sendiri terhadap teman korban yang diduga sebagai pelaku. Awalnya, teman korban memberikan keterangan yang bertele-tele, tetapi akhirnya mengakui bahwa ia telah memukuli dan menyiksa korban hingga menyebabkan kematian korban.

Kabar hilangnya korban sudah mulai beredar di berbagai grup WhatsApp dan media sosial Facebook sejak Kamis (26/10/2023). Saat itu, korban meninggalkan rumah pada malam Rabu (25/10/2023) dengan mengendarai sepeda motor matic dengan nomor polisi KT-5602-BAO. ***

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News

Bagi Halaman

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================