
“Sang anak yang ketakutan berusaha menyusul ayahnya. Nahas, anaknya terperosok ke dalam selokan yang airnya sedang meluap. Sang ibu, yang melihat anaknya hanyut berusaha menolong. Namun, justru ikut terbawa derasnya aliran air,” katanya.
Setelah diadakan pencarian hingga jam 12 malam tidak ketemu, lalu tim gabungan kembali melakukan pencarian dan pada Minggu siang berhasil menemukan satu korban yaitu anak dalam keadaan sudah meninggal.
Hingga Minggu sore, tim gabungan masih menyusuri aliran sungai untuk mencari korban Setyaningsih yang belum ditemukan. Demikian diungkap Kepala pelaksana harian (Kalakhar) BPBD Boyolali, Suratno.
“Kita masih berupaya mencari ibu korban yang hilang terseret arus. Penyisiran kita perluas,” katanya.(NET*)
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















