Warga Sambut Baik Aparat Gabungan saat Perbaikan Pipa PDAM Tirta Pakuan di Jembatan Ledeng

BOGOR-TODAY.COM – Perbaikan saluran pipa PDAM yang bocor milik Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor di Jembatan Ledeng disambut antusias warga Kampung Muara Lebak RT 03 RW 10, Kelurahan Pasir Jaya, Kecamatan Bogor Barat, pada Jumat (3/11/2023).

Sebelumnya, perbaikan pipa saluran air sempat mendapat penolakan dari ahli waris atau pemilik lahan tersebut yang tidak terima pipa air itu diperbaiki. Namun, adanya penjagaan yang ketat dari petugas gabungan TNI, Polri dan Satpol PP, perbaikan pun berjalan dengan lancar

Ketua RT03, Medyawati mengungkapkan rasa syukur dan ucapan terima kasih kepada Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor yang telah memperbaiki pipa saluran air tersebut.

“Alhamdulillah pipa sudah diperbaiki, jadi harapannya kalau sudah diperbaiki mudah-mudahan pihak Ibu Ratnaningsih tidak merusak kembali, karena memang warga itu memang membutuhkan karena air ini sumber kehidupan,” ungkapnya.

BACA JUGA :  Soroti Proyek Puskesmas Pondok Rumput, Warga: Anggaran Rp600 Juta, Keselamatan Kerja Nol Besar

Ia pun tak lupa mengucapkan terima kasih kepada petugas gabungan seperti Polisi, TNI dan Satpol PP yang telah turut serta mengamankan ketika perbaikan pipa saluran air.
Ia mengaku, warga sangat terbantu dengan adanya pengamanan yang ekstra ketat dari petugas gabungan.

Selain itu, Ia menyebut bahwa warga Kampung Muara Lebak siap membantu petugas gabungan untuk menjaga lokasi perbaikan pipa saluran air agar tidak kembali dirusak.

“Tentu saja, warga siap untuk mendampingi dan bersama dengan aparat membantu pengamanan agar tidak kembali terjadi. Mudah-mudahan dengan kejadian itu, lingkungan warga disini semakin aman dan kondusif, tidak terjadi apa-apa,” ujarnya.

Di tempat yang sama, Kapolresta Bogor Kota, Kombes Pol Bismo teguh Prakoso mengatakan, pihaknya bersama TNI dan Satpol PP Kota Bogor akan menempatkan sejumlah personel untuk bertugas melakukan pengamanan di sekitar lokasi perbaikan pipa saluran air milik Perumda Tirta Pakuan.

BACA JUGA :  Kontrakan Jadi Gudang Tembakau Sintetis, Dua Bandar Dibekuk

“Kita lakukan juga penjagaan dari TNI, Polri dan Satpol PP untuk bertugas melakukan pengamanan secara 24 jam hingga batas waktu yang belum ditentukan,” ucapnya.

Bismo menegaskan, bahwa petugas gabungan ini tidak akan segan menindak jika ada orang yang ingin melakukan pengrusakan kembali, terlebih jika tertangka tangan.

“Kita akan tangkap jika ada orang yang akan melakukan pengrusakan, sebab itu adalah tindak pidana tertangkap tangan, tidak akan kita biarkan. Perumpamaan seperti pencurian, masa kalau ada pencurian kita biarkan, tentu tidak boleh. Ini kan aset untuk masyarakat banyak, sekarang jaman kekeringan, air itu sumber kehidupan sehingga jangan sampai menimbulkan kerugian atau mubazir, tentu itu tidak baik,” ungkapnya.***

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News

Bagi Halaman

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================