Bocah 10 Tahun Pamit Mancing Ditemukan Tewas Mengambang di Kolam Milik Bupati Lampung Utara

Bocah 10 Tahun Pamit Mancing Ditemukan Tewas Mengambang

BOGOR-TODAY.COM – Nasib nahas dialami seorang bocah berinisial RA (10) warga Dusun Tanjung Sari, Desa Bumi Raya, Abung Selatan, Lampung Utara yang ditemukan tewas mengambang di kolam ikan, pada Rabu (8/11/2023). Kolam ikan tersebut diketahui milik Budi Utomo Bupati Lampung Utara.

Terkait adanya warganya yang ditemukan tewas di kolam ikan milik bupati dibenarkanKepala Desa Bumi Raya Yuyun Yuniarsih.

“Benar Mas kejadian itu, sepulang sekolah korban berpamitan kepada ibunya untuk pergi memancing ikan di kolam,” ujar Yuyun, Rabu (8/11/2023).

Merasa khawatir, sang ibu pergi mencari anaknya ke kolam yang kebetulan berdekatan dengan kediaman mereka. Setelah sampai, sang ibu terus memanggil nama anaknya sembari menyusuri pinggiran kolam. Setelah berapa langkah, sang ibu sontak menjerit histeris melihat anaknya telah mengapung di tengah kolam.

BACA JUGA :  Gagal Lolos SNBT 2026? Masih Ada Peluang Masuk PTN Lewat Jalur Mandiri, Ini Daftar Kampus yang Buka Pendaftaran Juni

Akhirnya, dibantu warga sekitar, siswa kelas IV SD itu dilarikan ke bidan untuk mendapat pertolongan. Karena minimnya peralatan, korban dirujuk ke RS CMC Candimas. Namun sayang, setelah tiba di RS tersebut nyawa RA tidak tertolong.

“Waktu pertama diangkat dari kolam, denyut nadinya masih ada. Kita cari pertolongan ke bidan, lalu ke RS CMC. Tapi sayang, nyawa korban tidak tertolong,” kata Kades.

Sore hari menjelang mahrib jenazah korban langsung dimakamkan di TPU keluarga di wilayah setempat.

Korban sebelum meninggal diduga terjebak di lumpur kolam. Korban diduga juga tidak bisa berenang. Hal itu dikatakan Kasat Reskrim Polres Lampung Utara Iptu Stef Boyoh.

BACA JUGA :  Ketua DPRD Kota Bogor Jadi Khotib Idul Adha 1447 H, Ajak Jamaah Teladani Nabi Ibrahim AS

“Meninggalnya saat memancing di kolam tanpa pengawasan orang tua. Korban diduga tersangkut kakinya di lumpur dan tidak bisa berenang,” ujar Boyoh.

Hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) dan pemeriksaan jenazah, tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan di tubuh korban. Orang tua korban sendiri merupakan pekerja di kolam tersebut.

“O iya, betul kolam itu milik Pak Bupati dan orang tua korban bekerja sebagai pengurus kolam tersebut,” ucapnya.(NET*)

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News

Bagi Halaman

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================