BOGOR-TODAY.COM – Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Rudy Susmanto mengaku masih belum mendorong Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor untuk mengisi jabatan Direktur Utama (Dirut) Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Tirta Kahuripan pasca kosong usai Dirut sebelumnya Yuliansyah Anwar tutup usia.
Menurut Rudy Susmanto, alasan pihaknya belum mendorong pengisian jabatan tersebut, lantaran masih dalam suasana berkabung. Apalagi, dibawah Dirut masih ada Direksi lainnya seperti Direktur Operasional (Dirops) dan Direktur Umum (Dirum) yang masih bisa mencover sementara pekerjaan Dirut sebelumnya.
“Dirut Tirta Kahuripan tutup usia, tentunya ada beberapa direktur dibawahnya, ada Dirops dan Dirum. Hari ini kalau kita bicara untuk pengisian kekosongan jabatan Dirut Tirta Kahuripan, tentunya kita orang timur, kita orang Indonesia, berikan sedikit waktu kita masih bekabung,” kata Rudy Susmanto, Jum’at (10/11/2023).
Namun begitu, kata Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) DPP Partai Gerindra tersebut, untuk pelayanan kepada pelanggan Tirta Kahuripan, dipastikan terus berjalan. “Tentunya insya allah walaupun hanya beberapa hari, tidak mengganggu operasional Tirta Kahuripan,” jelas Rudy Susmanto.
Nantinya, lanjut Rudy Susmanto, setalah masa berkabung usai, Pemkab Bogor dipastikan sudah memiliki skenario untuk mengisi kekosongan jabatan tersebut. Menurutnya, DPRD dari Komisi 2 pun akan menggelar rapat untuk menentukan langkah yang akan diambil, mengingat jabatan Bupati Bogor Iwan Setiawan akan berakhir di Desember 2023 mendatang.
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================
















