Oleh : Heru B Setyawan
SELAMA di dunia yang fana dan sesaat ini segala sesuatu itu berpasangan. Ada siang ada malam, ada orang baik ada orang jahat, ada pria ada wanita, ada kebahagiaan ada kesedihan.
Ada kemenangan ada kekalahan, ada kejujuran ada kebohongan, ada keadilan ada kedzoliman, ada amanah ada khianat, ada pahlawan bangsa ada pengkhianat bangsa dan lain-lain.
Pengertian pahlawan yang pernah penulis tulis pada opini sebelumnya adalah orang yang punya jasa yang sangat besar terhadap bangsa dan negara.
Pahlawan juga punya integritas, berkelakuan baik, terpuji, bisa jadi teladan dan punya jiwa kepahlawanan (Patriotisme).
Patriotisme ini mempunyai sifat-sifat pemberani, pantang menyerah, rela berkorban dengan harta benda bahkan nyawa. Luar biasa bukan, makanya dinamakan pahlawan.
Maka antara pahlawan dengan pengkhianat jelas berlawanan sifatnya, jika pahlawan merupakan sifat yang baik dan terpuji. Sementara pengkhianat adalah sifat yang jelek dan tercela.
Jika dihubungkan dengan keadaan jaman sekarang, maka seorang pemimpin bangsa harus punya sifat pemberani untuk menegakkan keadilan dan kebenaran.
Bukan jadi penakut alias cemen untuk menegakkan keadilan dan kebenaran, dengan alasan takut sama negara lain.
Juga jika menjadi anak buah, harus berani menolak perintah pimpinan, jika perintah tersebut melanggar aturan.
Jangan takut dengan pimpinan dengan alasan cari aman dan selamat. Seorang pemimpin bangsa punya jiwa patriotisme, hanya takut kepada Tuhan Yang Maha Kuasa.
Seorang pemimpin bangsa yang punya jiwa kepahlawan, pastilah punya integritas sehingga tidak mungkin melakukan korupsi, kolusi dan nepotisme serta menghalalkan segala cara untuk menuruti nafsu politiknya.
Seorang pemimpin yang punya jiwa kepahlawanan pastilah orang baik dan terpuji. Dan tidak mungkin bertindak curang, licik, bohong, dan fitnah.
Seorang pemimpin yang punya jiwa kepahlawanan pastilah punya adab (sopan santun). Tidak mungkin melakukan tindakan yang mengakibatkan orang lain sakit hati, menimbulkan perpecahan dan sifat jelek yang lain.
Ayo sekarang kita pupuk sifat-sifat kepahlawanan di akhir jaman yang banyak fitnah dan huru-hara ini. Jayalah Indonesiaku. ***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News
Bagi HalamanFollow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================
















