
Program Nyamuk Dunia, yang dipimpin oleh Wolbachia, kini melepaskan nyamuk ini di 11 negara, termasuk Brasil, Kolombia, Meksiko, Indonesia, Sri Lanka, Vietnam, Australia, Fiji, Kiribati, Kaledonia Baru, dan Vanuatu.
Dengan perubahan iklim, Program Nyamuk Dunia bekerja dengan urgensi karena suhu global yang meningkat memperluas wilayah nyamuk Aedes aegypti, inang demam berdarah, demam kuning, dan virus lainnya.
Demi melawan penyebaran penyakit, Gates menyatakan perlunya produksi massal nyamuk Wolbachia.
Pabrik nyamuk di Medellin memiliki tujuan utama menghasilkan koloni nyamuk Wolbachia yang akan menjadi induk populasi generasi berikutnya.
Keturunan ini dibesarkan untuk menghasilkan jutaan telur, yang kemudian dilepaskan setelah diemas dalam kapsul agar-agar kecil. Pendekatan ini memberikan kemudahan dalam pengangkutan dan penetasan sesuai kebutuhan.
Program Nyamuk Dunia, yang dimulai sejak Januari 2014 dengan pelepasan nyamuk pembawa Wolbachia di sekitar Yogyakarta, telah mendapatkan dukungan global dan menjadi solusi inovatif dalam melawan penyakit yang dibawa oleh nyamuk. ***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















