BOGOR-TODAY.COMRatusan warga Parungpanjang menggelar aksi demonstrasi untuk meminta percepatan jalur tambang segera terselesaikan.

Para demonstran melakukan aksi unjuk rasa di depan Kantor Kecamatan Parungpanjang, Kabupaten Bogor, Senin (20/11/203).

Koordinator aksi, Candra Aji menegaskan bahwa, masyarakat turun ke jalan agar pemerintah membuka mata untuk merealisasikan pembangunan jalur tambang yang sudah bertahun-tahun tak kunjung rampung.

“Tuntutannya, percepatan jalur tambang, kita sudah dari 2014 tuntut ini, sudah mau 10 tahun tak juga jadi,”  kata Candra Aji kepada wartawan.

BACA JUGA :  HARUSNYA ORANG INDONESIA PERILAKUNYA SESUAI DENGAN SILA-SILA YANG ADA DI PANCASILA

Ia menyebut, alasan para demonstran menggunakan atribut serba hitam sebagai bentuk perlawanan masyarakat terhadap pemerintah daerah.

“Bentuk perlawanan, sebagai bentuk duka cita kita. Jalur tambang harga mati. Kami bawa payung sebagai simbol kematian (kepedulian pemerintah) terhadap  masyarakat Parungpanjang,” papar dia.

Disamping itu, lanjut Candra, masyarakat Kecamatan Parungpanjang juga menuntut perbaikan jalan dan penerapan Peraturan Bupati (Perbup) 120 Tahun 2021 secara serius oleh pemerintah daerah.

BACA JUGA :  Sejarah Ibadah Haji: Jejak Perjalanan Nabi Ibrahim hingga Menjadi Rukun Islam

Menurut masyarakat, pemerintah jangan hanya membuat peraturan tetapi harus secara masif menjaga pintu masuk di jalur tambang agar tidak ada hal-hal yang tidak diinginkan terjadi lagi.

“Perbaikan jalan, di Cilangkap itu parah, seperti kubangan. Kedua jalan tambang, ketiga penerapan Perbup, jangan hanya diterapkan saja, tapi kalau yang jaganya ga ada ya percuma. Jadi perbup mandul,” pungkasnya.***

Penulis : Mutia Dheza Cantika

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News

Bagi Halaman

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================