
Sejalan dengan perkembangan digitalisasi saat ini, tak menutup kemungkinan bahwa hoaks akan lebih mudah tercipta. “Ini yang perlu diantisipasi dan kita tanggulangi bersama,” tegasnya melanjutkan.
Masih kata dia, konsentrasi pendidikan jurnalistik penting menjadi benteng bagi media daring, pegiat media sosial dan bibit presenter muda dalam membuat konten atau siaran. Berita berkualitas akan menggiring masyarakat untuk lebih bijak dalam menyikapi isu, fakta, data dan aktualitas.
“Para peserta lomba yang akan menjadi calon presenter ini juga saya rasa harus mampu memahami kode etik jurnalistik,” katanya.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















