ledakan hebat guncang Kanada
Ilustrasi.

BOGOR-TODAY.COM – Sebuah ledakan hebat guncang Kanada Rabu (22/11/2023) waktu setempat. Insiden itu terjadi ketika sebuah kendaraan meledak di jembatan Rainbow Bridge yang menghubungkan Kanada dengan Amerika Serikat di sekitar Air Terjun Niagara.

Konsekuensinya, pihak berwenang segera menutup area penyeberangan tersebut, dan Satuan Tugas Terorisme FBI turut dikerahkan untuk menyelidiki peristiwa tersebut.

Media Reuters melaporkan bahwa dua orang yang berada di dalam kendaraan itu dilaporkan tewas, sedangkan seorang petugas patroli perbatasan hanya mengalami luka.

Badan Bea Cukai dan Perlindungan Perbatasan AS (CBP) menduga, bahwa kejadian itu mungkin disebabkan oleh perilaku pengemudi yang ugal-ugalan, mengakibatkan kecelakaan dan kebakaran.

“Sementara para pejabat CBP tidak mengecualikan kemungkinan adanya serangan yang disengaja, bukti awal belum menunjukkan hal tersebut,” demikian dikutip dari sumber Reuters.

BACA JUGA :  127 Kafilah Kecamatan Cibinong Siap Bertanding di MTQ 2024

Meskipun sumber keamanan nasional yang tidak disebutkan namanya, yang dikutip oleh stasiun televisi Kanada CTV News, menyebutkan bahwa pejabat pemerintah menduga ledakan kendaraan tersebut terkait dengan tindakan teror, namun hal ini masih perlu diverifikasi.

Fasilitas kesehatan, Niagara Falls Memorial Medical Center, menyatakan bahwa mereka telah mengevaluasi dan merawat satu pasien yang mengalami cedera non-fatal terkait insiden tersebut. Pasien tersebut kemudian dipulangkan setelah perawatan di rumah sakit.

Rainbow Bridge, yang menghubungkan New York, AS, dengan Ontario, Kanada, merupakan salah satu dari tiga jembatan utama di daerah tersebut.

Selain penutupan Rainbow Bridge, penyeberangan perbatasan lain di sepanjang Sungai Niagara juga ditutup sebagai langkah pencegahan, seperti yang diumumkan oleh kantor Gubernur New York. Meski demikian, penyeberangan internasional lainnya tetap beroperasi dengan status siaga tinggi.

BACA JUGA :  Lokasi SIM Keliling Kabupaten Bogor, Jumat 19 Juli 2024

Situasi ini menciptakan dampak yang meluas, termasuk penutupan Bandara Internasional Buffalo untuk semua penerbangan internasional, sementara keamanan diperketat di berbagai lokasi di sekitar Kota New York.

Dalam tanggapannya terhadap kejadian ini, Menteri Keamanan Publik Kanada, Dominic LeBlanc, menyatakan bahwa pemerintah Kanada menangani situasi ini dengan sangat serius dan menjalin kontak dekat dengan pihak berwenang Amerika.

Pernyataan serupa juga dikeluarkan oleh kantor kepresidenan AS, Gedung Putih, yang menyatakan terus memantau perkembangan situasi. ***

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News

Bagi Halaman
======================================
======================================
======================================