Diduga Jadi Korban Pemerkosaan, Gadis Disabilitas Pangandaran Ini Alami Trauma

Ilustrasi pemerkosaan

BOGOR TODAY – Nasib malang dialami seorang gadis disabilitas berinisial AR (20) asal Kabupaten Pangandaran yang diduga menjadi korban pemerkosaan. Korban kabarnya diperkosa hingga lima kali oleh pelaku.

Pengacara korban, Ai Giwang Sari mengaku, telah mendapat kuasa untuk menangani kasus ini. Saat ini kasusnya tengah dalam penanganan pihak kepolisian.

“Saat ini sekarang sedang menangani perkara dugaan pelecehan seksual terhadap remaja perempuan disabilitas yang terjadi di Kalipucang. Saat ini kasusnya sudah ditangani unit PPA Satreskrim Polres Kabupaten Pangandaran,” kata Giwang, Senin (20/5/2024).

BACA JUGA :  Tirta Pakuan Sukses Datangkan Tenaga Ahli Tukang Ledeng dari Austria, Ternyata Buat Ini

Giwang mengaku, pertama kali mendapat informasi terkait kasus pemerkosaan ini dari salah satu guru sekolah korban. Dari situ pihaknya menyarankan untuk segera membuat laporan ke polisi.

“Namun mereka bingung, sedangkan keluarga belum tahu (kasusnya), kami menawarkan untuk segera memberitahu keluarga, sehingga menyepakati dilaporkan ke pihak kepolisian,” ucapnya.

Giwang menuturkan, korban pencabulan itu merupakan seorang penyandang tuna grahita usianya 20 tahun, tetapi mentalnya masih belum diketahui. Karena, kata dia, masih akan dites psikologi.

BACA JUGA :  Resep Membuat Tomyam Udang Anti Gagal, Dijamin Rasanya Bikin Ketagihan

“Berdasarkan pengakuan korban, ia disetubuhi sebanyak 5 kali oleh pelaku,” ujarnya.

Sementara itu, korban mengalami persetubuhan oleh korban selama 5 kali sejak tahun 2023 hingga April 2024. “Namun tanggal kejadian belum diketahui tetapi 5 kali berdasarkan pengakuan korban,” katanya.

======================================
======================================
======================================