jalur khusus tambang
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappedalitbang) Kabupaten Bogor Ajat Rochmat Jatnika. (Mutia/Bogor-Today.com)

BOGOR-TODAY.COM – Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappedalitbang) Kabupaten Bogor Ajat Rochmat Jatnika menyatakan pembebasan lahan jalur khusus tambang Kecamatan Parungpanjang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat diperkirakan rampung akhir Desember 2023.

Padahal, sebelumnya peletakan batu pertama dijadwalkan akan dilakukan oleh Ridwan Kamil, pada 27 Desember 2022 lalu, saat itu ia masih menjabat sebagai Gubernur Jawa Barat.

Menurut Ajat, saat ini progres pembangunan jalur tol itu sudah masuk tahap perizinan, disamping pembebasan lahan yang juga sedang berjalan.

Sedangkan, pembangunan jalur tambang yang akan terkoneksi dengan tol Jakarta Outer Ring Road (JORR) III itu diprediksi terbangun pada tahun 2026.

BACA JUGA :  Ketua DPRD Kabupaten Bogor Ajak Pemuda Perkuat Persatuan di Hari Lahir Pancasila

“Tol tambang berlanjut sesuai dengan rencana. Saat ini sudah masuk ke tahap penetapan lokasi, kemudian pembebasan dan perencanaanya di 2026 sudah mulai pembanguan,” kata Ajat kepada wartawan, Kamis (23/11/2023).

Kata dia, jalur khusus tambang merupakan proyek yang digagas oleh pihak ketiga. Sehingga, ada beberapa perencanaan yang harus diselaraskan terlebih dahulu. Hal itulah yang menjadi alasan perizinan dan pembebasan lahan yang tak kunjung selesai.

“Untuk jalur khusus tambang, karena memang ini adalah inisiasi dari pihak ketiga, kita memastikan sinkornisasi perencanaanya. Sinkronisasi dengan jalan kabupaten dan sinkronisasi dengan jalan provinsi untuk memastikan itu,” papar dia.

BACA JUGA :  Pemkab Bogor Dorong Budaya Literasi Lewat Out of The Boox 2026

Ajat menambahkan bahwa, peran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) hanya menangguhkan proses sinkronisasi saat perizinan. Sebab, jalur yang dibangun merupakan jalan Kabupaten Bogor.

“Untuk menuju ke jalur tambang itu kan harus mensinkronisasikan terlebih dahulu karena pada saat masuk ada jalur kabupaten. Kedua memang memfasilitasi perizinannya, kita sudah rapat untuk perizinannya,” pungkasnya.***

Penulis : Mutia Dheza Cantika

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News

Bagi Halaman

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================