
CEO PT Mulia Karya Sabat, Ronald Sinaga mengatakan, ia sudah pernah memberikan workshop di Kabupaten Kendal, namun ini pertama kalinya memberikan workshop di Kota Bogor. Ia diundang langsung wali kota dan Kadis PUPR Kota Bogor untuk berbagi ilmu.
“Kota Bogor itu unik, spesial dan perlu ekstra kerja keras karena kota hujan dan memang aspal ini musuhnya air. Salah satu prioritasnya mengganti teknik pengerjaan di musim hujan dan tipe material yang dipakai,” ujar Bro Ron.
Bro Ron menyarankan ketika di musim hujan memakai coldmix, setelahnya jika sudah di musim kemarau dan banyak jalan yang rusak agar segera diperbaiki dengan hotmix. Karena hotmix jauh lebih tahan lama dibanding coldmix yang mana selisihnya bisa bertahun-tahun.
“Biaya hotmix memang lebih mahal sedikit, tapi kan umurnya lebih panjang. Jadi hitungan jangan panjangnya jauh lebih murah dibanding coldmix yang cepat rusak. Secara akademis pun pernah di tes coldmix tidak pernah bertahan lebih dari satu tahun,” sebutnya.
Ia pun mengevaluasi teknis pemeliharaan Dinas PUPR Kota Bogor yang masih kurang update. Pasalnya, teknik pemeliharaan ini dipelajari di tahun 1990-an. Tak ayal pihaknya akan mengupdate teknik pemeliharaan terbaru yang lebih tahan lama. Material juga akan dibicarakan dengan Kadis PUPR karena material juga perlu di update.
“Hal paling penting pimpinan siap menerima ilmu dan siap mengaplikasikannya. Karena kondisi aspal di Kota Bogor sama dengan kota lain, cuma memang pemeliharaannya berbeda. Kalau jalan banyak yang rusak kesalahannya di pemeliharaan dan material juga ada semua di Indonesia,” jelasnya.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















