
Ia menerangkan, peserta yang mengikuti camp atau non camp di kampung Inggris terdiri dari siswa SMP, SMA, mahasiswa dan juga karyawan. Program di kampung Inggris paling minimal satu bulan sampai maksimal empat bulan. Peserta bebas memilih mengikuti paket yang manapun.
“Di bulan satu dan bulan dua materi yang kami ajarkan membangun rasa percaya diri peserta. Karena tujuan utamanya ingin bisa berbicara bahasa Inggris, makanya ada English area agar mereka terbiasa berbicara bahasa Inggris. Masuk ke bulan 3 diajarkan speaking dan bulan ke 4 tes kemampuan bahasa Inggrisnya,” katanya.
Ia menambahkan, goals yang diharapkan tentunya sesuai dengan target peserta yang belajar di kampung Inggris yakni bisa lancar dan terbiasa bicara bahasa Inggris. Dengan mengikuti pembelajaran di kampung Inggris peserta dipaksa untuk berani mencoba dan mengaplikasikan bahasa Inggris mereka setiap hari.
“Untuk saat ini pengajarnya langsung dari Pare-Pare. Tapi nanti kami akan coba cari dan merekrut SDM yang asli warga Bogor agar bisa stay lama di sini,” ujarnya.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================














