Dedie Rachim Dukung Kampung Inggris di Kota Bogor

BOGOR-TODAY.COM – Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim menyambangi Kampung Inggris yang berlokasi di Pintu Rasa, Jalan Cilubang Mekar, Kelurahan Situgede, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor, Senin (27/11/2023).

Kampung Inggris ini merupakan cabang Kampung Inggris yang ada di Kota Parepare, Sulawesi Selatan.

Kampung Inggris Pare di Kota Bogor harus berkembang dan besar seperti kampung Inggris Pare di Kediri Jawa Timur,” ujar Dedie Rachim.

Pengajar Kampung Inggris, Chandra Pangestu mengatakan, di kampung Inggris ini fokus kegiatannya untuk belajar bahasa Inggris. Terdapat dua pilihan bagi peserta yang ingin belajar bahasa Inggris di kampung Inggris, yakni camping atau tinggal di asrama dengan biaya Rp 3,4 juta sebulan dan non camping alias bisa pulang pergi dengan biaya Rp 1,9 juta.

BACA JUGA :  Dukung Pemerataan Layanan Kesehatan di HJB ke-544, Jajaran RSUD R. Moh. Noh Nur Hadiri Upacara di Malasari

“Teman-teman yang stay di camp, belajarnya dari jam 5 pagi sampai 8 malam.  Semua peserta harus bicara bahasa Inggris dalam kesehariannya kecuali hari minggu,” katanya.

Ia menerangkan, peserta yang mengikuti camp atau non camp di kampung Inggris terdiri dari siswa SMP, SMA, mahasiswa dan juga karyawan. Program di kampung Inggris paling minimal satu bulan sampai maksimal empat bulan. Peserta bebas memilih mengikuti paket yang manapun.

“Di bulan satu dan bulan dua materi yang kami ajarkan membangun rasa percaya diri peserta. Karena tujuan utamanya ingin bisa berbicara bahasa Inggris, makanya ada English area agar mereka terbiasa berbicara bahasa Inggris. Masuk ke bulan 3 diajarkan speaking dan bulan ke 4 tes kemampuan bahasa Inggrisnya,” katanya.

BACA JUGA :  Ketua DPRD Kota Bogor Jadi Khotib Idul Adha 1447 H, Ajak Jamaah Teladani Nabi Ibrahim AS

Ia menambahkan, goals yang diharapkan tentunya sesuai dengan target peserta yang belajar di kampung Inggris yakni bisa lancar dan terbiasa bicara bahasa Inggris. Dengan mengikuti pembelajaran di kampung Inggris peserta dipaksa untuk berani mencoba dan mengaplikasikan bahasa Inggris mereka setiap hari.

“Untuk saat ini pengajarnya langsung dari Pare-Pare. Tapi nanti kami akan coba cari dan merekrut SDM yang asli warga Bogor agar bisa stay lama di sini,” ujarnya.***

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News

Bagi Halaman

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================