
“Setelah mendengar itu saya lari, tapi tetap kena ujungnya. Saya dan pengendara ojek online sempat terjebak sebentar dan akhirnya bisa menyelamatkan diri. Ternyata reklame itu tersangkut di kabel,” ujarnya.
Yunus mengaku tidak mengalami luka maupun merasa sakit pada tubuhnya.
Akibat kejadian ini gerobak, tenda, dan seluruh peralatan berjualan milik Yunus hancur. Ia memperkirakan kerugian yang dialami mencapai Rp10 juta. Sementara itu motor Yatna yang sempat terjebak di bawah papan reklame selamat dan hanya mengalami lecet saja.
Sementara itu, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bogor, Theo Patrocinio Freitas mengimbau kepada masyarakat untuk menghindari berteduh di bawah pohon yang berpotensi menimbulkan kecelakaan.
“Tetap fokus dan berhati-hati saat berkendara ketika melintas di bawah tiang listrik, tiang rambu lalu lintas, hingga billboard. Selain itu, waspada akan pohon tumbang saat berkendara, berhentilah sejenak di tempat yang aman ketika hujan lebat disertai angina,” tutup Theo. ***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================














