Hari Ini DPRD Kota Bogor Panggil OCBD Pertanyakan Soal Banjir Cibuluh

Groundbreaking ceremony akses langsung OCBD Bogor ke Jalan Tol BORR.

BOGOR-TODAY.COM – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bogor segera panggil pihak One Central Business District (OCBD) Bogor perihal banjir yang melanda RW05 Kelurahan Cibuluh.

Pihak OCBD akan diminta soal ganti rugi dan solusi kedepan agar tidak terulang banjir, selain itu para wakil rakyat mempertanyakan Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (Amdal) pembangunan kawasan OCBD serta bukaan jalan dengan Jalan Tol Bogor Ring Road (BORR).

Ketua DPRD Kota Bogor, Atang Trisnanto menuturkan, dirinya bersama beberapa anggota DPRD Kota Bogor meninjau lokasi banjir dekat OCBD, mendengarkan keluhan dari warga selama ini, ketika sebelum dibangun dan saat pembangunan ini.

“Permasalahan banjir dan dari hasil pengamatan kami ada penyempitan aliran dari awal ke titik bawah, sehingga terjadi banjir yang cukup besar. Bahkan kemarin menghanyutkan salah satu mobil warga,” ungkap Atang , Rabu (29/11/2023).

BACA JUGA :  Arab Saudi Buka Musim Umrah 1448 H, Visa Mulai Diterbitkan Sejak 31 Mei 2026

Atang menegaskan, karena itu hari Kamis 30 November 2023 DPRD Kota Bogor memanggil pihak OCBD, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Dinas Perumahan dan Pemukiman (Disperumkim), Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bogor bersama perwakilan warga.

“Kami panggil untuk mendiskusikan langkah-langkah kedepan baik ganti rugi atas banjir kemarin diderita warga serta langkah kedepan penyelesaian banjir jangka panjang. Artinya kita harus menghitung volume debit air tertinggi sekaligus bisa memperhitungkan berapa luas penampang volume air yang harus dibuang,” tegasnya.

BACA JUGA :  PB Porprov Kota Bogor Matangkan SOP Pembagian Tugas Tiap Bidang

“Harusnya yang dilakukan pembangunan di OCBD mengacu pada hal itu. Berarti kami selain OCBD, kami panggil pemerintah kota. Dipertanyakan juga AMDAL nya kan, seperti apa dan harus disesuaikan ukuran yang dipersiapkan pemerintah dalam artian volume air tertinggi dan berapa kapasitas volume air yang dibuang,” tambah Atang.

Atang meringkas, ada dua hal, pertama pihak OCBD memberikan semacam ganti rugi kepada masyarakat. Paling penting adalah solusi jangka panjang, pembangunan OCBD disesuaikan dengan rencana yang tidak menimbulkan banjir.

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================