Hari Ini DPRD Kota Bogor Panggil OCBD Pertanyakan Soal Banjir Cibuluh

Groundbreaking ceremony akses langsung OCBD Bogor ke Jalan Tol BORR.

BOGOR-TODAY.COM – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bogor segera panggil pihak One Central Business District (OCBD) Bogor perihal banjir yang melanda RW05 Kelurahan Cibuluh.

Pihak OCBD akan diminta soal ganti rugi dan solusi kedepan agar tidak terulang banjir, selain itu para wakil rakyat mempertanyakan Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (Amdal) pembangunan kawasan OCBD serta bukaan jalan dengan Jalan Tol Bogor Ring Road (BORR).

Ketua DPRD Kota Bogor, Atang Trisnanto menuturkan, dirinya bersama beberapa anggota DPRD Kota Bogor meninjau lokasi banjir dekat OCBD, mendengarkan keluhan dari warga selama ini, ketika sebelum dibangun dan saat pembangunan ini.

“Permasalahan banjir dan dari hasil pengamatan kami ada penyempitan aliran dari awal ke titik bawah, sehingga terjadi banjir yang cukup besar. Bahkan kemarin menghanyutkan salah satu mobil warga,” ungkap Atang , Rabu (29/11/2023).

Atang menegaskan, karena itu hari Kamis 30 November 2023 DPRD Kota Bogor memanggil pihak OCBD, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Dinas Perumahan dan Pemukiman (Disperumkim), Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bogor bersama perwakilan warga.

“Kami panggil untuk mendiskusikan langkah-langkah kedepan baik ganti rugi atas banjir kemarin diderita warga serta langkah kedepan penyelesaian banjir jangka panjang. Artinya kita harus menghitung volume debit air tertinggi sekaligus bisa memperhitungkan berapa luas penampang volume air yang harus dibuang,” tegasnya.

BACA JUGA :  Timnas Indonesia U-19 Hadapi Timor Leste Malam Ini, Garuda Muda Incar Tiket Semifinal AFF U-19 2026

“Harusnya yang dilakukan pembangunan di OCBD mengacu pada hal itu. Berarti kami selain OCBD, kami panggil pemerintah kota. Dipertanyakan juga AMDAL nya kan, seperti apa dan harus disesuaikan ukuran yang dipersiapkan pemerintah dalam artian volume air tertinggi dan berapa kapasitas volume air yang dibuang,” tambah Atang.

Atang meringkas, ada dua hal, pertama pihak OCBD memberikan semacam ganti rugi kepada masyarakat. Paling penting adalah solusi jangka panjang, pembangunan OCBD disesuaikan dengan rencana yang tidak menimbulkan banjir.

Sementara itu, Anggota DPRD Kota Bogor dari Fraksi PKS dapil Bogor Utara, Endah Purwanti menuturkan, dari sebelum kejadian banjir, dirinya bersama warga sudah melakukan pertemuan. Hasilnya kajian AMDAL perlu dilakukan terkait rencana pembangunan OCBD beserta fasilitas pendukung lainnya di Kelurahan Cibuluh. Apakah kajian ini sudah sesuai dengan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) dan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) Kota Bogor.

“Dalam kajian ini, harus difokuskan pada potensi dampak terhadap banjir di wilayah tersebut. Selain itu harus juga terdapat perencanaan mitigasi risiko banjir yang mungkin terjadi. Hal itu dipertanyakan oleh warga dan dalam pertemuan bersama antara unsur pemerintahan dan OCBD pada hari Sabtu 26 November 2023. Saya sebagai wakil rakyat menyoroti kelengkapan izin lingkungan, juga menjadi sorotan utama apakah sesuai dengan regulasi lingkungan yang berlaku,” ungkap Endah kepada wartawan pada Rabu 29 November 2023.

BACA JUGA :  Kandang Ayam Broiler Dua Lantai di Caringin Bogor Ludes Terbakar

Endah berharap, hasil kajian ini diharapkan dapat memberikan pandangan yang komprehensif terkait dampak lingkungan dari pembangunan OCBD, dengan penekanan khusus pada dampak terhadap risiko banjir beserta antisipasi dan kepatuhan terhadap regulasi izin lingkungan.

“Kalau kajian ini tidak dilakukan sesuai regulasi yang ada, lagi-lagi masyarakat yang selalu dirugikan terus menerus dengan banjir. Sementara pihak OCBD tidak tersentuh sama sekali oleh hukum dan selalu tidak hadir solusi banjir bagi warga,” harap Endah.

Terpisah, Ketua RW05 Cibuluh, Alit berharap, segera ada solusi terbaik. Warga ingin segera ada pemecah masalah dari dampak pembangunan OCBD. Dimana hampir setiap hujan deras warga was-was akan terjadi banjir lagi.

“Ya, terlebih dengan pembangunan akses tol ini, semakin memperparah banjir yang terjadi baik debit air dan juga durasi banjir yang dialami warga,” pungkasnya.***

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News

Bagi Halaman

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================